03 April 2025

Get In Touch

Gubernur Minta OJK Lindungan Masyarakat dari Fintek dan Investasi Ilegal

Gubernur Minta OJK Lindungan Masyarakat dari Fintek dan Investasi Ilegal

Surabaya – Banyaknya penipuan model baru seperti investasibodong dan juga finansial teknologi (fintek) illegal cukup meresahkanmasyarakat. Untuk itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Otoritas JasaKeuangan (OJK) untuk memberikan perlindungan para masyarakat.

Menurut Gubernur wanita pertama di Jatim itu, tugas perlindunganoleh ini OJK dirangkum dalam 3M yaitu mengatur, mengawal, dan melindungimasyarakat dalam industri jasa keuangan. Hal itu disampaikan Khofifah saatPelantikan dan Serah terima Jabatan Kepala OJK Regional 4 dari Heru Cahyonokepada Bambang Mukti Riyadi serta Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan JawaTimur 2020 di Hotel Sheraton, Surabaya, Selasa (28/1/2020).

Gubernur menjelaskan, memberikan perlindungan kepadamasyarakat merupakan tugas dari OJK. Namun, tentunya OJK tidak cukup energiuntuk menanganinya dan membuhkan keterlibatan pihak lain. Ini karena kecepatanteknologi dan luasan wilayah Indonesia serta jumlah penduduk yang sangat besar dengan literasi keuangan yang masihbanyak dan belum memadai.

“OJK harus memberikan pendampingan kepada masyarakatkhususnya terkait peer to peer landing (P2P) agar tidak ada lagi korbaninvestasi dan fintek ilegal.  Semuapenyedia P2P harus dipastikan sudah terferifikasi dan terdaftar oleh OJK,”tandasnya.

Setidaknya, lanjutnya Khofifah, sudah lebih  dari 100 fintek dan investasi illegal yangizinnya dicabut oleh OJK. Akan tetapi, pendampingan kepada masyarakat harustetap dilakukan, jangan sampai terjerat fintek dan investasi illegal.

Sementara itu, Ketua Panitia, Bambang Mukti Riyadimenuturkan Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Jawa Timur 2020 merupakanagenda tahunan OJK. Tujuan diadakannya adalah mengkomunikasikan  arah kebijakan pemerintah kedepan. Acara inidihadiri 400 undangan.

“Pertemuan ini juga membicarakan upaya mengembangkan ekonomiJatim di masa mendatang.  Diharapkan,setelah sertijab ini,  pimpinan yang barubisa mendukung dan bekerjasama guna menjawab tantangan penguatan ekosistemindustri keuangan di Jatim yang berdaya saing dan berkualitas,” ujarnya. (ufi)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.