06 April 2025

Get In Touch

Inggris Bakal Hapus Indonesia dari “Daftar Merah” Perjalanan, Tak Lagi Wajib Karantina 10 Hari

Bandara Heathrow, London, Inggris, Januari 2021. Foto : Antara
Bandara Heathrow, London, Inggris, Januari 2021. Foto : Antara

JAKARTA (Lenteratoday) – Menurunnya angka positif covid dan memulihkan kesehatan masyarakat Indonesia dalam waktu yang relative cepat menjadi sebagian alasan Inggris untuk menghapus Indonesia dari daftar merah perjalanan pada Oktober ini. Artinya, warga negara Indonesia tidak lagi diwajibkan menjalani karantina di hotel selama 10 hari saat tiba di Inggris dalam keadaan sudah divaksin dosis lengkap anti-COVID-19. 

Selain Indonesia, negara-negara yang akan dihapus dari daftar wajib karantina COVID-19 tersebut antara lain Afrika Selatan, Brazil, dan Meksiko. Perubahan kebijakan seperti itu akan diumumkan pada Kamis (7/10) dan kemungkinan akan menghasilkan lonjakan pemesanan tiket penerbangan dan wisata.

Jumlah negara yang masuk dalam "daftar merah" tujuan Inggris akan dipangkas dari 54 negara menjadi hanya sembilan negara.

Kebijakan karantina hotel pada negara-negara berisiko tinggi menimbulkan biaya 2.285 pound atau sekitar Rp44 juta per orang sehingga berdampak buruk bagi industri perjalanan global.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan membuka lebih banyak perjalanan internasional bebas karantina hotel mulai akhir pekan ini. Inggris sudah berencana melonggarkan aturan perjalanannya mulai 4 Oktober dengan menghapus daftar kuning negara-negara tujuan berisiko sedang.

Selain itu, Inggris tidak lagi mengharuskan penumpang yang divaksinasi penuh untuk menjalani tes COVID-19 sebelum mereka tiba dari negara-negara yang bukan dari daftar merah perjalanan.

Pemerintah mengatakan bahwa, orang-orang yang datang di Inggris mulai beberapa waktu kemudian pada Oktober tidak lagi harus mengikuti tes PCR. Sebagai gantinya, mereka dapat memilih tes cepat (rapid test), yang biayanya lebih murah.

Reporter : Antaranews

Editor : Endang Pergiwati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.