
Pacitan - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden RI ke 6, mendirikan Museum dan Galeri Seni SBY-Ani, Sabtu (22/2). Pendirian ini ditandai dengan dilakukan groundbreaking di Ploso, Kabupaten Pacitan. Ternyata, ada cerita menarik dibalik pendirian Museum dan Galeri tersebut.
Dalam kesempatan itu, SBY menjelaskan bahwamusuem ini adalah bukti kecintaannya dan keluarga pada almarhumah Ani Yudhoyono.Museum ini adalah cita-cita bersama yang sangat ingin diwujudkan bahkan hinggaAni Yudhoyono menghembuskan nafas terakhir.
"Saya mengucapkan terima kasih pada IbuKhofifah terutama untuk ajakannya mengirim doa untuk Ibu Ani. Sekali lagiterima kasih dan semoga mimpi Ibu Khofifah agar museum ini bisamenginpirasi Pacitan, Jawa Timur dan Indonesia dikabulkan oleh Tuhan YME,"kata SBY.
Ia memohon restu agar pembangunan museumbisa berjalan lacar dan dapat selesai di waktu diharapkan. Dalam kesempatan iniSBY menyebut bahwa semangat mendirikan museum ini sebetulnya datang darimendiang istri, Ibu Ani Yudhoyono.
Semula, saat presiden yang lain belummendirikan museum di daerahnya masing-masing, SBY menginisiasi mendirikanMuseum Kepresidenan Balai Kirti di komplek Istana Bogor. Tak sampai di sana, SBY juga ingin agar iajuga mendirikan museum yang lebih lengkap di tanah kelahirannya. Bahkan ia jugasempat menengok museum kepresidenan Bill Clinton, George W Bush dan Harry S Truman di Amerika Serikat.
"Dari situ saya dapat inspirasi. Lalu,selama mendampingi ibu Ani empat bulan lamanya untuk menjalani pengobatan, kamiberbincang-bincang, tentang museum ini. Hampir setiap hari kami diskusikan,dimana tempatnya, arsiteknya siapa dan apa saja yang nanti akan ditampilkan,"turut SBY.
Akan tetapi, belum juga terwujud, AniYudhoyono lebih dulu menghadap sang pencipta. Oleh karenanya SBY inginmewujudkan bagian dari mimpi Ani Yudhoyono dengan mendirikan museum ini diPacitan. "Ini adalah tanda cinta saya dan keluarga pada almarhumah,"tutup SBY. (ist/ufi)