
JAKARTA (Lenteratoday) -Prancis menjadi negara keenam di dunia yang melaporkan lebih dari 10 juta kasus Covid-19 sejak merebaknya pandemi, menurut data resmi yang diterbitkan kemarin.
Otoritas kesehatan Prancis melaporkan 219.126 kasus baru yang dikonfirmasi dalam periode 24 jam terakhir. Angka itu menunjukkan peningkatan empat hari berturut-turut dengan mencatat lebih dari 200.000 kasus.
Prancis bergabung dengan Amerika Serikat, India, Brasil, Inggris, dan Rusia karena memiliki lebih dari 10 juta kasus.
Kasus Covid-19 Angka hari Sabtu (31/12/2021) adalah yang tertinggi kedua setelah rekor 232.200 pada Jumat (30/1/2021)ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan beberapa minggu ke depan kondisi akan sulit.
Dalam pidato Malam Tahun Baru, Macron tidak menyebutkan perlunya tindakan kesehatan yang lebih ketat daripada yang telah diumumkan. Dia mengatakan bahwa pemerintah harus menahan diri untuk membatasi lebih jauh kebebasan individu.
Akan tetapi pemerintah mengatakan sebelumnya bahwa mulai Senin semua warga wajib mengenakan masker di ruang publik.
Beberapa kota besar, termasuk Paris dan Lyon, sudah memberlakukan kembali kewajiban pemakaian masker di jalan-jalan bagi semua orang.
Rata-rata pergerakan kasus mingguan di Prancis naik ke level tertinggi sepanjang pandemi sebanyak 157.651, melonjak hampir lima kali lipat dalam satu bulan.
Jumlah pasien rawat inap akibat Covid-19 telah meningkat 96 kasus dalam 24 jam, mencapai puncak lebih dari tujuh bulan sebanyak 18.811 kasus.
Namun, angka itu masih nyaris setengahnya dari rekor 33.497 kasus pada November 2020.
Angka kematian akibat Covid-19 naik 110 dalam 24 jam menjadi 123.851, tertinggi secara global.
Rata-rata pergerakan mingguan dari kematian baru harian telah mencapai 186, tertinggi sejak 14 Mei 2021.
Sumber: Antara
Editor: Arifin BH