06 April 2025

Get In Touch

Tindak Lanjuti Aduan Warga Terdampak Bandara, Mas Dhito Perintahkan Permukiman Baru Segera Teraliri Listrik Gratis

Mas Dhito perintahkan permukiman baru warga terdampak bandara di Dusun Ngolakan, Desa Cerme, Kecamatan Grogol segera teraliri listrik PLN dan gratis.
Mas Dhito perintahkan permukiman baru warga terdampak bandara di Dusun Ngolakan, Desa Cerme, Kecamatan Grogol segera teraliri listrik PLN dan gratis.

KEDIRI (Lenteratoday) - Gerak cepat Pemkab Kediri di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana, akrab disapa Mas Dhito, dalam menangani persoalan pembangunan jaringan listrik ke pemukiman baru warga terdampak proyek bandara membuahkan hasil.

Pemukiman baru (Relokasi) itu ditempati sekitar 18 KK dan berada di Dusun Ngolakan, Desa Cerme, Kecamatan Grogol. Mereka yang tinggal di sana ada yang berasal dari Kecamatan Grogol, ada pula dari Kecamatan Tarokan. Lokasi pemukiman itu bekas persawahan dan jauh dari jangkauan jaringan listrik.

Untuk mendapatkan penerangan, warga di lokasi tersebut harus mengandalkan genset, termasuk baterai. Kondisi semacam itu berlangsung bertahun-tahun, sehingga menjadi keluhan warga. Memanfaatkan aplikasi Halo Mas Bup, seorang warga mengadukan kondisi pemukiman yang ditempati kepada Mas Dhito itu. Aduan juga disampaikan melalui sosial media.

"Dan hampir 2 tahun, tidak ada penerangan, sekarang yang masih pelajar jadi kesulitan saat mengerjakan tugas,  kasihan banyak anak kecil juga pak di sini," tulis warga bernama Putri Dwi Ratnasari dalam aduannya.

Dalam aduan itu, diungkapkan untuk mendapatkan jaringan listrik di perkampungannya, warga sudah beberapa kali mengajukan ke PLN namun belum juga ada titik terang. Besar harapan warga supaya jaringan listrik PLN bisa masuk ke permukiman mereka.

Aduan warga itu pun direspon Mas Dhito dan pihaknya memerintahkan bidang perekonomian Setda Kabupaten Kediri menindaklanjuti. Mas Dhito mendorong supaya PLN melakukan percepatan pemasangan jaringan listrik ke permukiman baru Dusun Ngolakan, Desa Cerme, Kecamatan Grogol tersebut.

Sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Kediri, Dyah Saktiana sebagaimana dorongan Mas Dhito, pihaknya pun berkoordinasi dengan pihak PLN baik wilayah Kediri, provinsi bahkan sampai pusat. Hasil koordinasi dengan PLN pun disosialisasikan ke warga. "Kita sudah dua kali sosialisasi, dan saat ini tiang listrik sudah masuk ke pemukiman baru itu untuk dapat dilakukan pemasangan jaringan," katanya dikonfirmasi Senin (13/6/22).

Untuk pembangunan jaringan listrik supaya masuk ke pemukiman baru itu sebelumnya masyarakat dibebani biaya sebagai bentuk investasi. Masyarakat sendiri dalam sosialisasi menyanggupi membayar karena mereka berharap pemukimannya teraliri listrik.

Namun, lanjut Dyah Saktiana, hasil koordinasi yang dilakukan dengan PLN, masyarakat tidak dibebani biaya atas penambahan jaringan listrik ke pemukiman itu. Diharapkan, dalam waktu dekat proses pembangunan jaringan listrik segera selesai. "Masyarakat tidak dibebani biaya, gratis, karena ini masuk program listrik desa," pungkasnya.(Adv)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Endang Pergiwati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.