04 April 2025

Get In Touch

Presiden Trump Terancam Dimakzulkan

Presiden Trump Terancam Dimakzulkan

NEW YORK, LETRA.ID- Presiden Donald Trump menanggapi keras pengumuman Ketua Dewan Perwakilan (DPR) AS, Nancy Pelosi tentang keputusan dilakukannya penyelidikan pemakzulan resmi terhadap dirinya. Trump, yang tengah menghadiri agenda Sidang Umum PBB di New York, menyebut langkah Partai Demokrat yang mengancam memakzulkan dirinya sebagai tindakan pelecehan terhadap presiden. "(Ini) pelecehan presiden!" tulis Trump dalam akun Twitter-nya, Rabu (25/9)

Presiden Trump Trump, dalam rangkaian twitnya, menyebuttuduhan dirinya menekan Ukraina untuk menghalangi langkah pesaingnya, JoeBiden, dalam pemilu 2020, sebagai hal yang tidak mendasar. Presiden berusia 74tahun itu mengatakan pihak Demokrat tidak pernah mengetahui transkrip percakapanteleponnya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Trump pun mengecamPartai Demokrat telah melakukan "witch hunt" terhadap dirinya.

Presiden AS dari Partai Republik itu juga menyayangkantindakan Demokrat yang mengumumkan langkah penyelidikan pemakzulan itu padahari penting di mana Amerika Serikat tengah menjadi tuan rumah agenda pentingSidang Umum PBB.

"Hari yang penting bagi PBB, begitu banyak pekerjaandan kesuksesan, dan Demokrat dengan sengaja mengacaukannya dan merendahkannyadengan berita sampah tentang Witch Hunt. Sungguh buruk untuk negara kita,"tulisnya.

Sebelumnya diberitakan, Trump telah dituding menyalahgunakankekuasaannya sebagai presiden AS untuk menekan Presiden Zelensky agarmenyelidiki bisnis milik Joe Biden di Ukraina. Trump memanfaatkan kedudukannyasebagai presiden dengan menangguhkan pemberian dana bantuan AS yang telahdisetujui untuk Ukraina jika pemerintah negara itu tidak menuruti permintaannya.

Trump, pada gilirannya, telah mengakui bahwa dirinyaberbicara dengan Zelensky tentang Biden dalam panggilan telepon itu danmengatakan bahwa dia telah menghentikan bantuan ke negara tersebut untuksementara, sebelum dicairkan minggu lalu.

Kendati demikian, Trump menolak tuduhan bahwa kedua haltersebut saling berkaitan dan mengatakan bahwa pembekuan bantuan tersebut gunamendorong negara-negara Eropa untuk meningkatkan dukungan mereka kepadapemerintah Ukraina. Joe Biden merupakan calon terdepan dari Partai Demokratyang berpeluang akan menjadi lawan Trump dalam pemilihan presiden AS 2020.

Dalam sejarah pemerintahan AS, tidak ada presiden yangbenar-benar dapat digulingkan dari jabatannya melalui proses pemakzulan. Meskidemikian, ancaman pemakzulan telah membuat Richard Nixon akhirnya memilihmengundurkan diri pada 1974, demi menghindari pemecatan atas skandal Watergate.Dua presiden lain gagal dimakzulkan, yakni Andrew Johnson (1868) dan BillClinton (1998), setelah DPR AS resmi memecat keduanya, namun digagalkan olehSenat.(kcm)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.