04 April 2025

Get In Touch

Bupati Kediri Berkata Jujur, Tidak Pernah Minta Uang Setoran

Bupati Hanindhito Himawan Pramana (berompi) secara simbolis menyerahkan berkas-berkas LKPD Kabupaten Kediri 2022 kepada Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Karyadi
Bupati Hanindhito Himawan Pramana (berompi) secara simbolis menyerahkan berkas-berkas LKPD Kabupaten Kediri 2022 kepada Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Karyadi

KEDIRI (Lenteratoday) -Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur Karyadi memberikan apresiasi terhadap komitmen dan keberanian Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana tidak pernah meminta uang setoran.

Pernyataan itu disampaikan saat memberi sambutan pada acara pengarahan Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur atas kegiatan Pemeriksaan Laporan Keuangan Perangkat Daerah (LKPD) Kabupaten Kediri 2022 di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (14/2/2023).

Di hadapan jajaran Pemkab Kediri, bupati yang akarab disapa Mas Dhito itu menekankan kepada setiap SKPD dalam pelaksanaan APBD supaya dilakukan secara tertib, efisien, efektif, transparan dan bertanggung jawab.

"Tepat 26 Februari 2023, saya 2 tahun mendapat amanah menjadi Bupati Kediri. Saya tidak pernah meminta apa-apa kepada bapak ibu semua," tuturnya.

"Mas Hari mana, kepala bagian pengadaan barang dan jasa, pernah Mas saya mengondisikan proyek dan lain sebagainya, minta setoran sama jenengan semua juga nggak pernah, saya (hanya) minta jenengan kerja, kasih kualitas yang paling bagus," tambah Mas Dhito.

Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Karyadi yang hadir bersama tim mendengar pernyataan bupati dalam sambutannya menyatakan pihaknya sangat mengapresiasi komitmen Mas Dhito dalam memimpin Kabupaten Kediri.

"Komitmen beliau saya sangat apresiasi, bahkan sampai nenangin siapa pejabat pengadaan, pernah nggak saya memanggil, pernah nggak saya minta setoran, salut banget," kata Karyadi diikuti tepuk tangan dari anggota tim BPK dan jajaran di pemerintahan Kabupaten Kediri.

Menurut Karyadi, selama ini pihaknya belum pernah melihat kepala daerah berani melontarkan pertanyaan seperti yang dilakukan Mas Dhito tersebut di hadapan publik. Apalagi disampaikan pada acara yang disorot kamera.

"Itu luar biasa," ucap Karyadi dengan kagum. Karyadi dalam kesempatan itu menyampaikan kegiatan pemeriksaan LKPD Kabupaten Kediri Tahun 2022 akan dilakukan tim BPK Perwakilan Jawa Timur selama 17 hari ke depan. Pihaknya berpesan dalam pemeriksaan itu, setiap SKPD supaya memberikan data yang valid.

Lebih lanjut menurut bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini perencanaan merupakan salah satu kunci ketertiban dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Untuk itu, dia meminta proses perencanaan harus dilakukan secara matang.

"Proses perencanaan yang ugal-ugalan, mohon maaf bukan di sini tempatnya, bukan di Kabupaten Kediri, silakan cari tempat yang lain," tegas Mas Dhito.

Mas Dhito juga menyayangkan ketika ada SKPD berlomba-lomba terlihat bagus dalam penyerapan anggaran, namun program kegiatan yang dilakukan tidak memiliki multiplier effect kepada masyarakat.

Reporter: Gatot Sunarko|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.