05 April 2025

Get In Touch

Siswi Asal Jombang Menjadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Asian Girls in Action Project 2023

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab foto bersama Queen Azalia Rahmawati dan ibunya.
Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab foto bersama Queen Azalia Rahmawati dan ibunya.

JOMBANG (Lenteratoday) - Siswi yang baru saja lulus dari SMP Negeri 2 Jombang dan kini telah diterima di SMA Negeri 2 Jombang dari jalur prestasi, Queen Azalia Rahmawati (16) menjadi satu-satunya dari Indonesia yang masuk Asian Girls in Action Project 2023. Dia berhasil lolos seleksi 80 aplikasi dari 15 negara yang diselenggarakan oleh Garden of Hope Foundation (GOH).

Asian Girls in Action Project merupakan program yang bertujuan untuk mendukung anak perempuan berusia 14-19 tahun dalam menyelesaikan proyek yang terkait dengan salah satu dari 17 tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Program ini dikelola oleh Garden of Hope Foundation yang aktif mempromosikan Asian Girls Campaign (AGC) dengan fokus pada pemberdayaan dan pendidikan anak perempuan yang bekerja sama dengan International Education and Resource Network (iEARN Taiwan) untuk menyelenggarakan lokakarya Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL) baik secara online maupun fisik.

Gadis yang akrab dengan sapaan Queen ini berkesempatan bertemu dengan Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, di ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang pada Kamis (13/7/2023). Mundjidah pun memberikan dan dukungan pada Queen atas prestasinya.

Queen didampingi ibunya mengaku bersyukur terpilih dalam kegiatan ini sehingga akhirnya diterima jalur prestasi non akademik di SMAN 2 Jombang.

"Agenda berikutnya saya memiliki kesempatan mengunjungi Taiwan pada 15 Juli ini, sekitar selama seminggu untuk bertukar pikiran dengan remaja lain yang menggunakan PBL dalam proyek mereka, serta untuk belajar dari LSM, perusahaan sosial, dan sektor swasta di Taiwan," tuturnya.

Setelah mengikuti lokakarya dan mengunjungi Taiwan, Queen akan menerapkan proyek di bulan Agustus dengan anggaran yang diberikan sekitar $400 USD. Ini akan menjadi uji coba proyek dari idenya tentang “Transisi dari plastik: Memberdayakan Kaum Muda Untuk Solusi Pengolahan Sampah Yang Berkelanjutan”.

"Tentu saya akan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan selama program ini, sebagai langkah awal menuju mencapai tujuan yakni meningkatkan kesadaran akan dampak plastik sekali pakai, mendorong generasi muda untuk mengadopsi praktik-praktik berkelanjutan dalam mengurangi konsumsi plastik sekali pakai," terangnya.

Kemudian, pada bulan Oktober, akan ada presentasi online terakhir untuk semua peserta. Para juri akan menilai pembelajaran dan proyek yang telah direvisi, dan memilih 3 proyek sebagai proyek SDG tahunan yang akan menerima dana tambahan.

"Sebagai satu-satunya peserta dari Indonesia, saya merasa terhormat dan bersemangat atas kesempatan ini," tambahnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih, pada Bupati Mundjidah Wahab serta Kepala OPD terkait yang telah menerima dan memberikan dukungan kepadanya. Terutama dukungan dalam mewujudkan proyek yang berfokus pada SDGs no 12 dan 5 yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab dan Pendidikan Berkualitas.

Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, berkomitmen terhadap program pengurangan sampah, terutama sampah plastik, hal ini telah diatur dalam Peraturan Bupati.

Dengan didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Plt Kepala Dinas Kominfo Jombang, Bupati Mundjidah Wahab juga memberikan doa terbaik untuk Queen yang akan segera berangkat mengikuti pembelajaran ke Taiwan.

"Sebagai delegasi dari Indonesia dan dari Kabupaten Jombang Jawa Timur, Saya berharap Queen akan membawa dan menjaga nama baik Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Semoga Queen juga menjadi inspirator bagi anak muda di negeri ini. Di Taiwan Queen juga dapat menyosialisasikan bahwa Kabupaten Jombang telah memiliki Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 56 Tahun 2022 tentang Pembatasan Penggunaan Plastik Sekali Pakai," pungkas Bupati Mundjidah Wahab. (*)

Reporter : Sutono/rls | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.