05 April 2025

Get In Touch

Australia Perpanjang Keadaan Darurat, Menyusul Adanya Lonjakan Kasus Covid-19

Suasana di depan Opera House, Sydney, di tengah lockdown, Senin (23/3/2020) - Bloomberg
Suasana di depan Opera House, Sydney, di tengah lockdown, Senin (23/3/2020) - Bloomberg

Dilansir dari Bloomberg, negara bagian Victoria memperpanjang status keadaan daruratempat minggu hingga 20 Juli, mengurangi separuh jumlah pengunjung yangdiizinkan di rumah menjadi 5 orang, dan menunda meningkatkan jumlah orang dalampertemuan publik di kafe, restoran, dan pub.

Negara bagan terpadat kedua diAustralia itu  memperketat kontrolpenyebaran virus Corona menyusul lonjakan kasus yang memicu kekhawatirangelombang kedua infeksi.

Pengumuman tersebut, sertalonjakan kasus di sejumlah negara termasuk AS, Israel dan Korea Selatan,meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kesulitan memicu kembali pertumbuhanekonomi sambil mengendalikan penyebaran Covid-19.

Sejauh ini, Australia berhasil membatasijumlah total kasus virus Corona menjadi 7.460 dengan menutup akses kedatanganinternasional dan negara bagian, mengkarantina penduduk yang kembali keAustralia, serta langkah social distancing dan perluasan contact tracing ataupelacakan kontak.

Namun kekhawatiran meningkat terhadappenularan di Victoria, yang bertanggung jawab atas 116 kasus baru dalam sepekanterakhir, setara dengan 83 persen kasus baru secara nasional. Dari jumlahtersebut, sebagian besar terkait dengan penyebaran di komunitas.

Otoritas kesehatan memperingatkan pendudukuntuk menunda kunjungan ke enam wilayah di ibukota negara bagian, Melbourne.Pertandingan Liga Sepak Bola profesional yang dijadwalkan pada hari Mingguditunda setelah seorang pemain terinfeksi.

Lonjakan kasus dapat memaksa negara bagian danteritori seperti Queensland, Australia Barat, dan Tasmania untuk tetap menutupperbatasan hingga Juli, meskipun ada tekanan dari Perdana Menteri ScottMorrison untuk membuka akses perjalanan antar negara untuk meningkatkanpariwisata dan mendukung perekonomian.

Kepala Petugas Medis Australia Brendan Murphy mengatakania prihatin dengan peningkatan infeksi yang cukup cepat dalam beberapa hariterakhir di Victoria, yang tampaknya disebabkan oleh pertemuan keluarga.

Dalam beberapa kasus, orang yang dites positifatau melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi tidak melakukan karantinamandiri.

"Sikap berpuas diri itu berbahaya,"kata Murphy kepada Australian Broadcasting Corp, seperti dikutip Bloomberg(Senin, 22/6/2020).

Murphy menambahkan, aksi demonstrasi 'BlackLives Matter' di Melbourne awal bulan ini belum menunjukkan tanda sebagaipemicu lonjakan kasus. Para pejabat tidak percaya ketiga demonstran yang ditespositif terinfeksi dalam demonstrasi tersebut, atau menularkan ke orang lain disana.

Namun, protes massa tersebut diperkirkanmendorong orang lain untuk melanggar aturan social distancing danberkumpul dalam jumlah yang lebih besar.

Analis industri senior di IBISWorld, NathanCloutman, mengatakan ekonomi dapat kembali terpuruk dan kepercayaan bisnisserta sentimen konsumen terkikis jika lockdown diterapkankembali secara lebih luas.

"Bisnis sekarang cenderung mengurangipersediaan dan mempekerjakan kembali karyawan ketika jarak interaksi sosialdihapus, karena takut pembatasan akan diberlakukan kembali sebelum mereka dapatmenghasilkan pendapatan untuk menutupi pengeluaran," ungkapnya (Ist/abh).

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.