04 April 2025

Get In Touch

Lapas Kediri Siapkan Bekal pada Warga Binaan untuk Pascabebas

Warga Binaan Lapas Kelas II Kediri saat praktik rekan mereka setelah mendapat pelatihan memotong rambut.
Warga Binaan Lapas Kelas II Kediri saat praktik rekan mereka setelah mendapat pelatihan memotong rambut.

KEDIRI (Lenteratoday) - Lapas Kelas IIA Kediri terus kembali memberikan berbagai keterampilan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Bekerja sama dengan Lembaga Keterampilan dan Pelatihan Permata Hati, Lapas Kediri memberi keterampilan cukur ala berbershop.

Dengan memberikan beberapa keterampilan diharapkan menjadi sumber penghasilan WBP pasca bebas nanti. Dalam kegiatan keterampilan cukur ini sebanyak 20 WBP berpartisipasi secara aktif dan antusias.

Pelaksanaan PKBM berlangsung di ruang perpustakaan lapas, yang disulap menjadi ruang pelatihan dengan peralatan lengkap untuk praktik keterampilan cukur rambut. Para peserta mendapatkan pengawasan ketat dari petugas lapas serta Staf Pembinaan guna memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib.

Kolaborasi ini tak hanya memberikan pelatihan, namun juga dukungan penuh kepada WBP untuk belajar dengan serius.Materi pelatihan mencakup teori dan praktik mencukur rambut, di mana para WBP diberikan pemahaman teknik dasar hingga praktik langsung di bawah bimbingan instruktur profesional dari Permata Hati.

Kalapas Kediri, Urip Dharma Yoga, menyampaikan dukungan terhadap program ini. “Keterampilan cukur rambut yang dipelajari WBP dapat menjadi modal berharga untuk mereka saat kembali ke masyarakat. Kami berharap keterampilan ini mampu menjadi jembatan bagi para WBP dalam meraih kehidupan yang lebih baik di luar lapas dan menjadi individu yang mandiri serta produktif," ujarnya.

Ditambahkan, sesuai arahan Kakanwil KemenkumHAM Jatim Heni Yuwono, selain mendukung rehabilitasi WBP, kegiatan ini juga mendukung penurunan angka residivisme dengan memberi peluang usaha yang realistis dan terjangkau

Para WBP yang mengikuti kegiatan keterampilan cukur diajarkan teknik pemotongan rambut yang trendi, penggunaan alat-alat cukur yang aman, serta tips menjaga higienitas dalam menjalankan profesi tersebut. Dengan keterampilan ini, diharapkan WBP dapat lebih percaya diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan masa hukuman.

Program PKBM ini sejalan dengan tujuan pembinaan lapas yang tak hanya fokus pada pembinaan mental dan spiritual, tetapi juga kemampuan individu. Pembinaan keterampilan individual menjadi bagian penting agar para WBP memiliki bekal yang bermanfaat di kemudian hari. Hal ini akan membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan masyarakat serta memberikan kontribusi positif. (*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.