04 April 2025

Get In Touch

Pilbup 2020 Saat Pandemi, DPRD Blitar Targetkan Partisipasi Pemilih Capai 70%

Pilbup 2020 Saat Pandemi, DPRD Blitar Targetkan Partisipasi Pemilih Capai 70%

Blitar – Meskipun Pilbup tahun 2020 yang akan digelar pada Desember 2020 masih dalam masa pandemi Virus Corona (Covid-19), DPRD Kabupaten mematok target partisipasi pemilih minimal 70 %.

Adanya target partisipasi pemilih ini disampaikan dalam rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan pesta demokrasi 5 tahunan yang digelar Komisi I DPRD Kabupaten Blitar. Rapat digelar bersama pihak terkait yakni KPU Kabupaten Blitar, Bakesbangpol dan Sat Pol PP.

Karena Pilbup yang rencananya akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang, berbeda dengan sebelumnya. Yakni digelar pada masa pandemi Covid-19 yang harus menerapkan protokol kesehatan, pencegahaan Covid-19. Sementara, anggaran untuk kegiatan pilkada, juga terkena realokasi dan refocusing.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, M. Sulistiono saat memimpin rapat menyampaikan bahwa rapat ini untuk membahas persiapan pelaksanaan Pilbup tahun 2020, baik dari sisi anggaran juga kesiapan penyelenggaraan.

"Meski disaat pandemi Covid-19 seperti ini, target pemilih yang datang ke TPS minimal 70%. Karena sudah dilakukan sosialisasi, melalui berbagai media termasuk sosial media," ujar Sulistiono.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Bakesbangpol Kabupaten Blitar, Dicky Cobandono mengatakan anggaran sebesar Rp 1,71 miliar, di pergunakan untuk sosialisasi pemilih pemula sebanyak 6 kali dengan segmen berbeda. Sosialisasi tersebut menggandeng KPU, Bawaslu, perguruan tinggi dan kepolisian.

"Sosialisasi akan dilakukan secara online, dengan menggunakan aplikasi zoom dan dalam satu kecamatan hanya 20 peserta dengan menerapkan protokol kesehatan," kata Dicky.

Selain menggunakan aplikasoi zoom, sosialisasi juga akan dilakukan melalui baliho di 22 kecamatan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Karena masih banyak warga yang belum mengetahui, bahwa pilbup akan digelar 9 Desember 2020 mendatang.

"Kita juga akan terus berkoordinasi dengan KPU, Banwaslu, Satgas Penanganan Covid-19 dan akademisi. Kami menargetkan partisipasi pemilih sebesar 60%, karena ada kemungkinan warga cemas berkerumun akibat adanya Covid-19,” ungkap Dicky.

Menanggapi pernyataan tersebut, Sulistiono menandaskan meskipun pilbup digelar saat pandemi seperti sekarang ini, target pemilih yang datang ke TPS minimal 70%. Karena dilakukan sosialisasi melalui zoom, dengan menggunakan alat komunikasi dimana kebanyakan orang sudah memiliki gadget.

“Kami berharap partisipasi pemilih tidak hanya 60% saja, walaupun saat situasi seperti ini target harus bisa 70%. Pihak penyelenggara harus tetap optimis dan sudah didukung sosialisasi melalui sosial media,” tandasnya.

Sementara, anggota Komisi I, M. Rifai memberikan tanggapan, bahwa tidak semua masyarakat bisa menggunakan aplikasi zoom meeting, biasanya hanya kalangan muda saja. Lebih baik dialihkan ke YouTube saja, mengingat jika menggunakan zoom meeting harus mengetahui kode untuk ikut meeting dan hal ini merepotkan panitia.

"Selain itu perlu adanya keterbukaan dalam merancang kegiatan, mulai dari awal perencanaan hingga akhir,” papar Rifai.

Dari pihak Satpol PP melalui Sekretarisnya, Mustofa menuturkan pihaknya akan membantu pengawasan selama tahapan Pilbup 2020 berlangsung, Satpol PP mempunya Linmas sebanyak 6.116 personil. Untuk masalah anggaran, Satpol PP mendapat Rp 1,40 miliar, yang diperuntukkan untuk honor, monitoring dan gelar anggota.

“Ada tambahan anggaran lagi, untuk belanja baju/seragam Linmas yang menjaga proses pemilu, anggaranya sebesar Rp 1,1 miliar untuk baju Linmas, jadi jumlah total tmabahan anggaran menjadi Rp 2 miliar lebih,” kata Mustofa.

Sedangkan, Ketua KPU Kabupaten Blitar, Hadi Santoso menyampaikan bahwa pihaknya mendapat tambahan anggara sebesar Rp 2, 6 miliar. Anggaran tersebut untuk honor PPK dan PPS berdasarkan menteri keuangan yang baru dan disetujui KPU RI No. 571, dengan total Rp 1,9 miliar dan sisanya untuk belanja fasilitas pendukung imbuhnya. (ais)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.