13 January 2026

Get In Touch

267 Ribu Warga Surabaya Kunjungi Mal dan Sentra Layanan Publik di Tahun 2025

Warga mengunjungi layanan publik terpadu
Warga mengunjungi layanan publik terpadu

SURABAYA (Lentera) -Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat sebanyak 267.879 warga memanfaatkan berbagai layanan publik yang disediakan. Hal itu terlihat dari tingginya angka kunjungan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Sentra Pelayanan Publik (SPP).

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Surabaya, jumlah kunjungan ke MPP Siola mencapai 70.744 orang. Sementara itu, kunjungan ke SPP Menur tercatat sebanyak 51.886 orang, disusul SPP Nambangan 4.367 orang, SPP Joyoboyo 3.985 orang, dan SPP Pakal 3.211 orang.

Selain layanan di MPP dan SPP, kunjungan ke PTSP Pusat juga terbilang tinggi dengan jumlah 121.732 orang. Adapun Klinik Investasi melayani 11.437 pengunjung, serta layanan drive-thru di SPP Menur dimanfaatkan oleh 517 warga.

Kepala DPM-PTSP Kota Surabaya, Lasidi, menjelaskan pihaknya berperan mengoordinasikan pelayanan perizinan sekaligus mendorong peningkatan investasi, baik melalui MPP Siola maupun SPP yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Surabaya.

“MPP Siola merupakan pusat pelayanan terpadu yang menghadirkan layanan dari 26 instansi, mulai dari perangkat daerah Pemkot Surabaya, instansi vertikal, hingga BUMN dan BUMD,” ujar Lasidi, Senin (12/1/2026).

Dari unsur Pemkot Surabaya, layanan yang tersedia di MPP Siola meliputi DPM-PTSP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP), hingga Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker).

Sementara itu, instansi vertikal yang bergabung antara lain Badan Pertanahan Nasional (BPN), Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Pajak, Polrestabes Surabaya, pengadilan, dan kejaksaan. Adapun layanan BUMN dan BUMD meliputi Pos Indonesia, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Jatim, serta PDAM.

Untuk semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemkot Surabaya juga menghadirkan SPP di kawasan Menur, Joyoboyo, Nambangan, dan Pakal. Khusus di SPP Menur, tersedia layanan drive-thru yang memudahkan warga dalam melakukan pembayaran retribusi maupun pengambilan Surat Keputusan Izin Pemakaian Tanah (IPT) tanpa harus masuk ke gedung pelayanan.

Di MPP Siola terdapat sekitar 1.428 jenis layanan perizinan yang sebagian besar telah terintegrasi secara daring melalui sistem Surabaya Single Window (SSW) Alpha dan Online Single Submission (OSS).

Selain layanan tatap muka, DPM-PTSP juga menyediakan layanan konsultasi digital melalui WhatsApp “Takon Sobat” serta inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama “Si Pintar” yang beroperasi selama 24 jam untuk memberikan informasi perizinan usaha maupun non-usaha.

“Kalau ingin menanyakan progres berkas, bisa melalui Takon Sobat saat jam kerja. Sedangkan Si Pintar beroperasi 24 jam,” tambahnya.

MPP Siola juga dilengkapi Klinik Investasi yang memberikan pendampingan bagi pelaku usaha, mulai dari perencanaan usaha, perhitungan modal, hingga pengurusan perizinan. “Saat ini MPP Siola menjadi MPP dengan pelayanan paling prima dan dinobatkan sebagai nomor satu se-Indonesia,” tutupnya.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.