30 January 2026

Get In Touch

Pemkab Kediri Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama dari Menko PM

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib menunjukkan penghargaan UHC Awards 2026 untuk Pemkab Kediri atas capaian cakupan JKN 98,72 persen pada 2025, Selasa (27/1/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib menunjukkan penghargaan UHC Awards 2026 untuk Pemkab Kediri atas capaian cakupan JKN 98,72 persen pada 2025, Selasa (27/1/2026).

JAKARTA (Lentera) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026, atas capaian cakupan sebesar 98,72 persen dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI.

Penghargaan ini diberikan kepada Pemkab Kediri, sebagai pemerintah daerah dengan Kategori Pratama dalam pencapaian UHC atas capaian cakupan 98,72 persen UHC.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi Pemkab Kediri, untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah di akhir tahun 2025, UHC kita sudah mencapai 98 persen lebih,” tuturnya usai menerima penghargaan pada UHC Awards 2026 di Ballroom JIEXPI Kemayoran Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Sebagaimana instruksi Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito tersebut, kesehatan menjadi program prioritas di Kabupaten Kediri. Termasuk kemudahan pelayanan kesehatan, mulai faskes pertama hingga rumah sakit.

Dijelaskannya, Kepesertaan Jaminan Kesahatan Nasional (JKN) di Kabupatan Kediri terus mengalami peningkatan, dimana UHC pada 2021 hanya berada di angka 70 persen.

"Hal tersebut tak lepas dari komitmen Mas Dhito untuk memajukan kesehatan di Kabupaten Kediri, harapannya dari cakupan yang sekarang keaktifan UHC bisa ditingkatkan," jelasnya.

Dari capaian UHC tersebut, tingkat keaktifan masyarakat menyentuh 80,12 persen. Dengan angka ini, Pemkab Kediri terus berupaya untuk melakukan peningkatan.

Ditambahkannya, masyarakat yang belum masuk dalam kepesertaan JKN bisa segera mendaftar, agar bisa menjamin pelayanan kesehatan lebih optimal.

“Jangan sampai kepesertaan masyarakat untuk UHC ini, nonaktif,” pungkasnya.

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.