01 February 2026

Get In Touch

Makanan Kaya Serat Jaga Jantung Sehat: Alpukat Jadi Pilihan Utama

Makanan Kaya Serat Jaga Jantung Sehat: Alpukat Jadi Pilihan Utama

SURABAYA ( LENTERA ) - Menjaga kesehatan jantung merupakan hal penting yang perlu dilakukan sejak dini. Salah satu cara utama adalah dengan menerapkan pola makan seimbang, terutama melalui konsumsi buah dan sayuran yang kaya nutrisi. Asupan serat, lemak sehat, serta mineral esensial menjadi fondasi penting untuk menjaga fungsi jantung tetap optimal.

Di antara beragam pilihan makanan sehat, alpukat menjadi salah satu buah yang kian populer dan mudah dijumpai. Buah ini dikenal memiliki manfaat besar bagi kesehatan jantung. Menurut ahli jantung sekaligus Direktur Food is Medicine Institute di Friedman School, Tufts University, Dariush Mozaffarian, MD, DrPH, alpukat termasuk dalam kategori makanan terbaik untuk mendukung kesehatan jantung.
Secara botani, alpukat tergolong buah, namun dalam praktiknya sering dikonsumsi dan diolah layaknya sayuran. “Alpukat unggul untuk kesehatan jantung karena kandungannya yang kaya akan lemak sehat,” ujar Mozaffarian, dikutip dari Real Simple.

Lemak Sehat 

Alpukat mengandung lemak tak jenuh dalam jumlah tinggi, yang bermanfaat bagi tubuh. Mozaffarian menjelaskan bahwa lemak tak jenuh terbagi menjadi dua jenis utama, yakni lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated) dan lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated).

“Lemak tak jenuh ini dibagi dalam dua kelas utama, yakni lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda,” ujarnya.

Sebagian besar lemak dalam alpukat merupakan lemak tak jenuh tunggal yang terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat. Kadar LDL yang tinggi diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Konsumsi alpukat secara rutin dapat membantu menjaga keseimbangan kolesterol dalam tubuh.

Serat Tinggi 

Selain lemak sehat, alpukat juga kaya akan serat. Setengah buah alpukat mampu memenuhi sekitar 20 persen kebutuhan serat harian tubuh. Serat larut berperan mengikat kolesterol di dalam usus dan membantu mengeluarkannya melalui sistem pencernaan.

Proses ini membantu mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam darah sehingga risiko penumpukan plak di pembuluh darah dapat ditekan. Kondisi tersebut penting untuk menjaga kelancaran aliran darah serta menurunkan risiko penyakit jantung koroner.

Sumber Kalium 
Alpukat juga mengandung kalium, mineral esensial yang berperan besar dalam mengatur tekanan darah. Mozaffarian menyebut kalium mampu menurunkan tekanan darah dan menyeimbangkan efek negatif konsumsi natrium atau garam yang berlebihan.

“Kalium menurunkan tekanan darah dan membantu menetralkan bahaya natrium,” ujarnya. Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Dengan asupan kalium yang cukup, tubuh dapat menjaga tekanan darah tetap stabil.

Kaya Antioksidan 

Tak hanya itu, alpukat juga mengandung antioksidan yang membantu melawan peradangan dan mencegah kerusakan sel. Antioksidan berperan mencegah oksidasi LDL yang dapat memicu pembentukan plak di arteri atau aterosklerosis.

Jika dibiarkan, penumpukan plak dapat menghambat aliran darah dan meningkatkan risiko serangan jantung serta stroke. Kandungan antioksidan dalam alpukat membantu menurunkan risiko tersebut.

Dengan memilih makanan kaya serat dan nutrisi seimbang, kesehatan jantung dapat terjaga dalam jangka panjang.(Itqiyah_UINSA berkontribusi dalam penulisan ini)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.