JAKARTA (Lentera) - Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa hari terakhit terus berbuntut panjang, setelah Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman mundur dari jabatannya, Jumat (30/1/2026) hari ini.
Giliran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan, tiga pejabatnya juga mengundurkan diri dengan alasan tanggungjawab moral dan mendukung langkah pemulihan.
Ketiga pejabat yang mundur, yaitu Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi. Selanjutnya, Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK), I.B. Aditya Jayaantara juga telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya.
Mahendra Siregar dalam keterangan resmi di Jakarta mengutip Antara, Jumat (30/1/2026), menyatakan bahwa pengunduran dirinya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral, untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan.
Pengunduran diri tersebut telah disampaikan secara resmi, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK sebagaimana telah diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).
Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Ketua Dewan Komisioner, KE PMDK dan DKTK untuk sementara waktu akan dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan tata kelola yang berlaku guna memastikan keberlangsungan kebijakan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat serta pelaku industri jasa keuangan.
Dalam kesempatan ini, OJK berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan publik dan pelaku industri jasa keuangan melalui penerapan prinsip tata kelola yang baik, transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap proses kelembagaan.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman telah mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya, pada Jumat (30/1/2026) pagi.
Iman mengatakan, pengunduran diri yang dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kondisi pasar modal Indonesia dalam beberapa waktu terakhir ini.
"Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin. menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujar Iman.
Seiring pengunduran dirinya, Iman tetap berharap pasar modal Indonesia akan tetap baik ke depan.
"Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal, semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik," imbuhnya.
Editor: Arief Sukaputra



