19 February 2026

Get In Touch

Jelang Imlek dan Ramadan, DPRD Surabaya Minta Pemkot Aktif Lakukan Operasi Pasar

Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta. (Amanah/Lentera)
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta. (Amanah/Lentera)

SURABAYA (Lentera) - Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta, meminta Bagian Perekonomian serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP/DPKP) Kota Surabaya aktif menggelar operasi pasar, khususnya pada komoditas daging ayam dan bahan pokok lainnya.

Operasi pasar perlu terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjelang Tahun Baru Imlek dan bulan suci Ramadan. Menurutnya, peningkatan demand berpotensi menekan stok dan memicu kenaikan harga apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Ia menilai secara umum daya beli masyarakat Surabaya masih relatif stabil. Namun, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan komoditas strategis seperti ayam potong dan cabai rawit kerap mengalami kenaikan signifikan menjelang hari raya.

“Demand yang terlalu tinggi jangan sampai menyebabkan stok berkurang dan harga melambung. Pengawasan distribusi pangan di Surabaya harus diperketat agar kebutuhan masyarakat tetap tercukupi, apalagi menjelang Imlek dan Ramadan,” kata Yuga, Senin (16/2/2026).

Yuga mengaku rutin memantau langsung harga di lapangan. Salah satunya saat mengunjungi Pasar Keputran, yang dikenal sebagai salah satu sentra perdagangan bahan pangan terbesar di Surabaya. “Saya sempat ke Keputran malam-malam. Kebetulan istri saya usaha katering, jadi sekalian ikut memantau. Memang harga ayam sudah mulai naik,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, Politisi dari PSI ini mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk bergerak cepat dan mengambil langkah konkret. Salah satu solusi yang disarankan adalah memaksimalkan peran Rumah Potong Unggas (RPU) milik Pemkot guna menambah pasokan ayam di pasaran.

“Pemkot sudah punya RPU, itu harus dimaksimalkan supaya pasokan ke masyarakat bertambah. Dengan begitu, harga bisa lebih terkendali,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Amanah
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.