TRENGGALEK (Lentera) - RSUD dr. Soedomo Trenggalek memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal meski empat dokter spesialis sedang menjalankan ibadah haji tahun ini. Manajemen rumah sakit telah menyiapkan langkah antisipasi agar pelayanan tidak terganggu, termasuk mendatangkan dokter pengganti untuk layanan THT.
Humas RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Sujiono, mengatakan empat dokter yang berangkat haji terdiri dari dokter spesialis penyakit dalam, saraf, radiologi, dan THT.
"Dari sisi pelayanan insyaallah tidak ada permasalahan. Masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang baik sesuai dengan standar yang ada," ujar Sujiono, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, untuk layanan radiologi tidak mengalami kendala karena rumah sakit sebelumnya telah memiliki dua dokter spesialis radiologi lainnya. Sementara untuk spesialis penyakit dalam dan saraf, masing-masing masih menyisakan dua dokter yang tetap bertugas di rumah sakit.
"Kalau dokter spesialis dalam sebelumnya ada tiga, sehingga masih standby dua di RSUD. Untuk dokter spesialis saraf juga sama, sebelumnya ada tiga dan saat ini masih standby dua," jelasnya.
Khusus layanan THT, RSUD dr. Soedomo melakukan kerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk menghadirkan dokter spesialis THT sebagai tenaga pendukung sementara.
"Kami mendatangkan dokter spesialis THT demi pelayanan masyarakat Trenggalek. Pelayanan sore hari dilaksanakan setiap Kamis dan Jumat mulai pukul 16.00 WIB sampai selesai," katanya.
Sujiono menambahkan, selama layanan sore berlangsung, pendaftaran pasien juga tetap dibuka melalui PAT atau Pusat Administrasi Terpadu mulai pukul 14.00 WIB.
Selain layanan THT, beberapa poli lain juga membuka pelayanan sore, di antaranya poli jantung pada hari Selasa, Kamis, dan Jumat, serta poli bedah pada hari Kamis.
"Untuk hari Jumat juga ada tambahan layanan subspesialis seperti jantung anak, paru onkologi, dan penyakit dalam," ungkapnya.
Ia memastikan dokter spesialis yang didatangkan dari luar daerah hanya bersifat sementara selama dokter utama menjalankan ibadah haji.
"Dokter yang didatangkan ini hanya untuk back up pelayanan selama beliau menjalankan ibadah haji," tandasnya.
Reporter: Herlambang/Editor: Santi




