21 May 2026

Get In Touch

Bruno, Sapi Kurban Presiden Prabowo Dibeli dari Peternak Muda Madiun: Bobot 1,1 Ton

Sapi jenis simental bernama Bruno milik peternak asal Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, yang dibeli Presiden RI untuk hewan kurban Idul Adha 2026.
Sapi jenis simental bernama Bruno milik peternak asal Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, yang dibeli Presiden RI untuk hewan kurban Idul Adha 2026.

MADIUN (Lentera) - Seekor sapi jenis simental bernama Bruno milik peternak muda asal Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Hari Raya Idul Adha 2026.

Sapi jantan berbobot 1,1 ton itu dipelihara oleh Hadha Waris Saputra (24). Di kandang sederhana miliknya, Bruno tampak paling mencolok dibanding puluhan sapi lain karena ukuran tubuhnya yang jumbo.

Hadha mengaku tak menyangka sapi peliharaannya dipilih sebagai hewan kurban presiden. Menurut dia, perawatan Bruno tidak jauh berbeda dengan sapi lainnya, hanya porsi pakan yang diperbanyak untuk menjaga bobot tubuhnya.

"Kalau untuk perawatan mungkin sama saja, Mas. Tapi ada pembeda yaitu porsi pakannya dilebihkan untuk berat si Bruno itu," ujar Hadha, Kamis (21/5/2026).

Bruno telah dirawat sekitar satu tahun terakhir. Sebelum dibeli, sapi tersebut lebih dulu menjalani pemeriksaan oleh tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi kesehatan hingga postur tubuh sapi.

"Pembeliannya itu kemarin ada tim dari dinas kabupaten yang survei ternaknya. Yang dicek kesehatannya, terus postur tubuhnya," kata Hadha.

Untuk menjaga kondisi Bruno tetap prima, Hadha memberikan pakan tiga kali sehari berupa campuran konsentrat, silase, rumput hijau, ampas tahu, premix mineral, hingga jerami.

Sapi berusia sekitar enam tahun itu akhirnya dibeli dengan harga Rp115 juta. "Untuk dari Pak Presiden itu Rp115 juta, Mas," ucapnya.

Tak hanya menarik perhatian Presiden Prabowo, kandang milik Hadha juga dilirik Bupati Madiun Hari Wuryanto. Seekor sapi jenis limousin berbobot sekitar 800 kilogram disebut telah disiapkan untuk kurban Idul Adha tahun ini.

"Sudah ACC, alhamdulillah. Tinggal ngurus administrasi," kata Hadha.

Meski masih berusia muda, Hadha kini mengelola sekitar 150 ekor sapi berbagai jenis, mulai dari limousin, simental, ongole, hingga peranakan ongole (PO). Menjelang Idul Adha, sekitar 120 ekor sapi di kandangnya telah terjual.

Harga sapi yang dijual bervariasi, mulai Rp21 juta hingga ratusan juta rupiah tergantung jenis dan bobotnya. "Untuk di sini mulai harga Rp21 juta sampai Rp115 juta," ujarnya.

Menjelang musim kurban, perhatian terhadap kesehatan ternak juga ditingkatkan. Kandang dibersihkan dua kali sehari dan sapi rutin diberi vitamin agar tetap sehat hingga waktu penyembelihan.

Reporter: Wiwiet Eko Prasetyo/Editor: Santi

Share:

Punya insight tentang peristiwa terkini?

Jadikan tulisan Anda inspirasi untuk yang lain!
Klik disini untuk memulai!

Mulai Menulis
Lentera Today.
Lentera Today.