25 May 2026

Get In Touch

Tiga Kabupaten di Sumatera Utara Diterjang Banjir

Rumah di Kabupaten Tapanuli Utara dilanda bencana banjir, Kamis (21/5/2026). (foto:ist/Ant/Pusdalops Sumut)
Rumah di Kabupaten Tapanuli Utara dilanda bencana banjir, Kamis (21/5/2026). (foto:ist/Ant/Pusdalops Sumut)

MEDAN (Lentera) - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), Sumatera Utara (Sumut) mencatat tiga daerah di provinsi itu, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Pakpak Bharat dan Kabupaten Tapanuli Tengah diterjang banjir.

Berdasarkan laporan Pusdalops Sumut yang diterima di Medan, Kamis (21/5/2026), menyebut bencana banjir yang melanda tiga wilayah itu terjadi sejak, Rabu (20/5/2026).

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data yang diterima Pusdalops PB Sumut.

"Berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut, telah dilakukan kedua pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait," ujarnya mengutip Antara, Jumat (22/5/2026).

Selain itu, lanjutnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.

Pusdalops mendata, banjir di Kabupaten Tapanuli Utara mengakibatkan tujuh desa dan empat kecamatan di wilayah itu terdampak. Selain itu, Pusdalops juga mendata sedikitnya delapan hektare persawahan, empat rumah dan sebagian akses jalan terdampak bencana banjir tersebut.

"Untuk korban luka-luka, korban meninggal dunia maupun pengungsi, berdasarkan laporan nihil," jelasnya.

Sedangkan banjir di Kabupaten Pakpak Bharat melanda satu desa dan satu kecamatan, yang mengakibatkan satu rumah dan lima hektare areal pertanian terdampak.

Pusdalops mendata, satu kepala keluarga mengungsi akibat peristiwa banjir tersebut, untuk korban luka maupun korban meninggal dunia nihil.

"Sementara itu, di Kabupaten Tapanuli Utara banjir melanda lima kelurahan dari dua kecamatan, yang mengakibatkan 81 jiwa mengungsi. Korban luka maupun korban meninggal dunia nihil," imbuhnya.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.