25 May 2026

Get In Touch

Banjir Rendam Empat Desa di Sulbar, Balita Tewas Terseret Arus Sungai

Ilustrasi banjir yang merendam empat desa di Sulawesi Barat. (foto:ist/CNN Indonesia/Ant)
Ilustrasi banjir yang merendam empat desa di Sulawesi Barat. (foto:ist/CNN Indonesia/Ant)

MAKASSAR (Lentera) - Balita berusia satu tahun ditemukan meninggal dunia, setelah hanyut terseret arus sungai, akibat banjir yang merendam Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar).

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Mamuju Tengah, Hamka, Kamis (21/5/2026) mengutip CNN Indonesia, Jumat (22/5/2026).

Kejadian tersebut terjadi, pada Rabu (20/5/2026) siang. Berdasarkan keterangan keluarga korban, balita tersebut awalnya hanya bermain di dalam rumah dengan kondisi pintu tertutup. Diduga korban merangkak keluar rumah, kemudian tercebur ke dalam sungai hingga hanyut terbawa arus.

Rumah korban memang berada sangat dekat dengan aliran sungai, saat itu kondisi sungai sedang meluap akibat banjir.

"Saat korban keluar rumah maupun terjatuh ke sungai, tidak ada saksi yang melihatnya," ungkapnya.

Orang tua korban bersama warga setempat berusaha mencari keberadaan korban, hingga dinyatakan hilang.

"Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 13.11 WITA, setelah kurang lebih satu jam dilakukan pencarian. Kemudian jenazah korban dievakuasi ke rumah duka," jelasnya.

Sementara itu, banjir di Mamuju Tengah merendam empat desa yang berada di tiga kecamatan yakni, Desa Tabolang di Kecamatan Topoyo, Desa Saluadak di Kecamatan Tobadak, serta Desa Lara dan Desa Tasokko di Kecamatan Karossa.

"Dampak dari banjir tersebut ada 145 kepala keluarga (KK) yang tersebar di empat desa," katanya.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.