TRENGGALEK (Lentera) – Pengalihan arus lalu lintas di kawasan Jembatan Gondang, Kabupaten Tulungagung tidak berdampak pada tarif bus, yang berangkat dari Terminal Tipe A Surodakan Trenggalek.
Pihak terminal memastikan, tarif resmi seluruh layanan angkutan umum masih tetap berlaku seperti biasa, meski waktu tempuh perjalanan menjadi lebih panjang akibat perubahan jalur.
Wasatpel Terminal Tipe A Surodakan Trenggalek, Devi Ariandi mengatakan hingga saat ini tidak ada kebijakan kenaikan tarif, dari pihak terminal maupun regulator transportasi.
Menurutnya, tarif bus untuk rute Trenggalek-Tulungagung masih sebesar Rp8.000 per penumpang. Sementara tarif bus ekonomi tujuan Surabaya tetap berada di kisaran Rp55.000.
“Dari pihak terminal belum ada kenaikan tarif. Untuk rute Trenggalek ke Tulungagung tetap Rp8.000, sedangkan Trenggalek-Surabaya untuk bus ekonomi masih sekitar Rp55.000,” kata Devi Ariandi, Selasa (9/6/2026).
Meski demikian, pihak terminal menerima informasi adanya sejumlah penumpang yang membayar tarif lebih tinggi, untuk perjalanan menuju Tulungagung. Beberapa penumpang diketahui dikenakan biaya Rp10.000 oleh operator bus.
Devi menduga, tambahan tarif tersebut diberikan sebagai bentuk kompensasi atas bertambahnya jarak dan waktu perjalanan, akibat pengalihan rute di kawasan Jembatan Gondang.
“Beberapa calon penumpang menyampaikan tarif yang diberikan ke operator bus sebesar Rp10.000 dari biasanya Rp8.000. Kemungkinan tujuannya sebagai kompensasi karena jarak tempuh yang lebih panjang, tetapi saya tegaskan dari pihak terminal tidak ada kenaikan tarif,” ujarnya.
Ia menegaskan, tarif resmi yang berlaku masih mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan dan belum ada perubahan meski kondisi lalu lintas mengalami penyesuaian.
Selain memastikan tarif tetap normal, pihak terminal juga terus memantau operasional angkutan umum selama masa pengalihan jalur. Operator bus telah diimbau tetap masuk ke Terminal Tipe A Surodakan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Hingga saat ini, menurut Devi, belum ada keluhan dari penumpang maupun operator bus terkait tarif maupun operasional perjalanan.
“Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada keluhan dari sopir, operator maupun calon penumpang. Kondisinya masih aman dan kondusif,” pungkasnya.
Reporter: Herlambang/Editor: Ais





