Pemkot Palangka Raya Komitmen Lakukan Transformasi Transportasi Publik dan Revitalisasi Trotoar
PALANGKA RAYA (Lentera) - Pemerintah Kota (Pemkot) berkomitmen untuk terus melakukan transformasi terhadap sistem transportasi dan infrastruktur jalan demi kenyamanan masyarakat.
Sebagaimana disampaikan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, fokus utama pembangunan diarahkan pada penyediaan sarana transportasi publik yang aman dan ramah lingkungan.
Langkah strategis ini sebagai respon terhadap pertumbuhan kota yang dinamis serta kebutuhan akan mobilitas warga yang semakin tinggi.
"Modernisasi terhadap transportasi publik menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi kota yang cerdas dan berkelanjutan," papar Fairid, Senin (22/6/2026).
Ia menyatakan jika pihaknya tengah mengkaji dan menyiapkan armada transportasi massal yang tidak hanya mengutamakan keselamatan penumpang, tetapi juga menekan emisi karbon.
Melalui program ini diharapkan dapat memicu peralihan kebiasaan masyarakat dari kendaraan pribadi ke moda transportasi umum.
Fairid menegaskan, selain pembenahan pada armada, Pemkot Palangka Raya juga memberikan perhatian serius terhadap hak-hak pejalan kaki. Pembangunan dan revitalisasi fasilitas pedestarian atau trotoar tengah gencar dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol.
"Fasilitas trotoar dirancang agar benar-benar sesuai dengan fungsinya, aman, dan nyaman, termasuk bagi penyandang disabilitas, lansia, serta anak-anak," jelasnya.
Ia menambahkan, fasilitas trotoar yang layak akan menghidupkan kembali budaya jalan kaki di tengah masyarakat. Hal ini mengingat trotoar bukan sekadar pelengkap jalan, melainkan ruang publik yang mencerminkan tingkat peradaban dan humanisme suatu kota.
Di sisi lain, aspek keselamatan berkendara menjadi target krusial yang menjadi sasaran pemerintah. Pemkot Palangka Raya bersama instansi terkait tengah memperketat manajemen lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan dan pelanggaran.
"Saya optimis, melalui sinergi antara tersedianya fasilitas yang memadai dan kesadaran hukum dari masyarakat, Palangka Raya bisa menjadi kota yang tidak hanya maju dalam ekonomi, namun juga aman, humanis, dan ramah lingkungan," pungkas Fairid.
Reporter: Novita/Editor: Santi




