SURABAYA ( LENTERA ) - Magnesium merupakan mineral penting yang berperan dalam menjaga fungsi saraf, otot, serta kesehatan jantung. Kekurangan magnesium dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh. Selain dari kacang-kacangan dan sayuran hijau, mineral ini juga bisa diperoleh dari buah-buahan yang kaya nutrisi.
Seperti dijelaskan dalam artikel detikFood yang mengutip Eating Well, beberapa buah memiliki kandungan magnesium cukup tinggi dan juga kaya vitamin, serat, serta antioksidan yang baik untuk tubuh.
Markisa
Markisa termasuk buah dengan kandungan magnesium yang cukup tinggi, yaitu sekitar 29 mg per 100 gram. Mineral ini berperan penting dalam mendukung berbagai fungsi tubuh.
Selain itu, markisa juga mengandung kalium yang membantu menjaga tekanan darah tetap stabil bersama magnesium. Kandungan vitamin A dan C di dalamnya turut mendukung sistem kekebalan tubuh.
Nangka
Nangka juga memiliki kandungan magnesium sekitar 29 mg per 100 gram. Nutrisi ini membantu mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan.
Buah ini kaya antioksidan seperti karotenoid dan flavonoid yang berperan melawan radikal bebas serta membantu mengurangi risiko peradangan dalam tubuh.
Ara Kering
Buah ara kering (dried figs) memiliki kandungan magnesium lebih tinggi dibanding beberapa buah lain, yaitu sekitar 68 mg per 100 gram.
Proses pengeringan membuat nutrisinya lebih terkonsentrasi. Selain magnesium, ara kering juga mengandung sekitar 10 gram serat per 100 gram, yang baik untuk pencernaan. Serat larutnya juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kesehatan jantung.
Alpukat
Alpukat mengandung sekitar 29 mg magnesium per 100 gram dan dikenal sebagai buah yang kaya lemak tak jenuh sehat.
Lemak sehat ini membantu menjaga keseimbangan kolesterol dan mendukung kesehatan jantung. Selain itu, alpukat juga mengandung sekitar 7 gram serat per 100 gram yang membantu melancarkan pencernaan dan membuat kenyang lebih lama.
Pisang
Pisang mengandung sekitar 27 mg magnesium per 100 gram, yang berperan dalam mendukung fungsi saraf dan otot.
Selain magnesium, pisang juga kaya kalium yang membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Pisang yang belum terlalu matang juga mengandung pati resisten, yaitu serat prebiotik yang baik untuk kesehatan mikrobiota usus.(ist/dya)
--
Makanan yang Bisa Cegah Lelah
Magnesium merupakan mineral penting yang terlibat dalam lebih dari 300 reaksi biokimia tubuh, termasuk fungsi saraf dan otot, produksi energi, hingga pengaturan tekanan darah. Kekurangan magnesium sering dikaitkan dengan kondisi mudah lelah, lemas, dan kurang bertenaga meskipun sudah cukup istirahat.
Kebutuhan harian magnesium berkisar sekitar 310–420 mg, namun sekitar 60% orang dewasa belum mencukupinya. Karena itu, pemenuhan melalui makanan sehari-hari menjadi cara paling efektif dibandingkan suplemen.
Seperti dikutip dari Vogue, berikut berbagai makanan tinggi magnesiu yang direkomendasikan ahli kesehatan.
Dark Chocolate (Cokelat Hitam)
Dark chocolate dikenal kaya magnesium serta mengandung zat besi, zinc, tembaga, dan fosfor. Konsumsinya dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, peningkatan fungsi otak, serta perbaikan suasana hati.
Kacang-kacangan
Kacang-kacangan mengandung magnesium, protein, serat, dan antioksidan. Konsumsi rutin dapat membantu menjaga kesehatan jantung, mengontrol gula darah, membantu pengendalian berat badan, serta memiliki sifat antiinflamasi.
Legum (Kacang-kacangan Polong)
Kelompok legum seperti chickpeas, edamame, dan kacang hitam kaya magnesium serta nutrisi penting lain seperti serat, vitamin B, zat besi, tembaga, zinc, dan fosfor. Makanan ini membantu kesehatan pencernaan, jantung, serta mengurangi kerusakan sel melalui antioksidan.
Almond
Almond dapat memenuhi sekitar 20% kebutuhan magnesium harian dalam satu porsi. Selain itu, almond juga mengandung vitamin E dan protein yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan, serta mudah dijadikan camilan sehat.
Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam dan kale merupakan sumber magnesium yang baik. Selain kaya serat, konsumsi rutin juga membantu menjaga kadar gula darah serta mendukung kesehatan metabolik.
Biji-bijian (Seeds)
Biji-bijian seperti chia, flax, hemp, dan terutama biji labu merupakan sumber magnesium yang sangat padat nutrisi. Selain magnesium, kandungannya mencakup omega-3, protein, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh.
Whole Grains (Biji-bijian Utuh)
Biji-bijian utuh mengandung magnesium, serat, zat besi, serta vitamin dan mineral lainnya. Konsumsi rutin dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis seperti jantung, stroke, dan diabetes tipe 2, sekaligus membantu pengelolaan berat badan.
Salmon
Salmon mengandung sekitar 30 mg magnesium per 100 gram. Selain itu, ikan ini memiliki sifat antiinflamasi, membantu menurunkan tekanan darah, serta menjadi sumber protein tinggi yang bergizi.(*)





.jpg)