SURABAYA (Lentera) — Aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSekarat di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, berujung ricuh, Jumat (26/06/2026) malam. Polisi membubarkan massa, menggunakan tembakan water cannon setelah situasi di lokasi memanas.
Pembubaran dilakukan sekitar pukul 19.05 WIB dan dipimpin langsung Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfie Sulistiawan.
“Masyarakat diminta membubarkan diri. Ini bukan tontonan,” kata Lutfie melalui pengeras suara.
Sebelum dibubarkan, massa aksi yang mengenakan pakaian serba hitam terpantau melempar botol, batu, dan berbagai benda ke arah barisan petugas. Massa juga merusak pagar pembatas yang terpasang di sekitar lokasi aksi.
Aksi yang semula diwarnai penyampaian orasi berubah memanas, setelah massa membakar tumpukan sampah di tengah Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.
Asap tebal membumbung dari titik pembakaran, sementara massa bergerak mendekati barikade pengamanan yang disiapkan aparat.
Hingga berita ini ditulis, massa masih bertahan di sisi barat Gedung Negara Grahadi. Mereka terus melakukan pelemparan ke arah petugas dan berusaha melawan aparat keamanan.
Reporter: Pradhita/Editor: Ais





.jpg)