04 April 2025

Get In Touch

KPU Kota Blitar Nilai Keberatan Paslon Independen Akibat Ketidakpahaman Proses Verfal Dukungan

KPU Kota Blitar Nilai Keberatan Paslon Independen Akibat Ketidakpahaman Proses Verfal Dukungan

Blitar - KPU Kota Blitar menilai pasangan calon (paslon) jalur perseorangan atau independen dalam Pilwali Kota Blitar tidak paham proses verifikasi faktual (verfal) dukungan. Karenanya pasangan Lisminingsih - Teteng RC mengajukan protes setelah dinyatakan tidak lolos memenuhi syarat jumlah dukungan minimal 11.355 dan menilai ada dukungan yang sengaja dihilangkan.

Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam menanggapi adanya laporan keberatan paslon Lisminingsih - Teteng RC ke Bawaslu Kota Blitar. Setidaknya ada 6 keberatan yang disampaikan kepada Bawaslu. "Semua keberatan itu sudah kami siapkan penjelasan berikut datanya," ujar Umam, Selasa (8/9/2020).

Lebih lanjut Umam menjelaskan jika keberatan yang diajukan, terkait hilangnya dukungan tersebut terjadi karena pasangan calon tidak paham proses verfal dukungan yang dilakukan oleh petugas PPS. Sehingga muncul dugaan-dugaan yang sebenarnya tidak benar.

Umam memberikan contoh, adanya kehilangan dukungan di salah satu kelurahan sebanyak 20 orang. Berawal dari pendukung yang didatangkan tim paslon, misalnya 90 orang. Sesuai daftar hadir yang datang sebanyak 80 orang, dari 80 orang tidak semuanya menyatakan mendukung paslon tersebut. "Misalnya ada 15 yang tidak mendukung atau namanya tidak masuk Daftar Pemilih, hal seperti ini yang tidak dipahami," terang Umam.

Padahal 15 orang yang tidak mendukung tersebut, juga diminta membuat pernyataan. Jika tidak masuk daftar pemilih, juga kita verifikasi ke Dispendukcapil. "Apa alasannya, kalau tidak dikeluarkan Berita Acara notifikasi dari Dispendukcapil tetap kita verfal juga. Jadi semuanya sudah sesuai mekanisme dan aturan yang ada, hal seperti ini yang dipersoalkan paslon Bu Lisminingsih dan Pak Teteng," ungkapnya.

Bahkan Umam menyayangkan, karena pada tahap awal juga sudah dilakukan sosialisasi dan Bimtek kepada tim paslon. Agar bisa memahami proses verfal dukungan, serta bagaimana prosesnya. "Oleh karena itu kami sudah menyiapkan semua data dan dokumen, serta penjelasan untuk menjawab semua keberatan yang diajukan ke Bawaslu," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, paslon Lisminingsih - Teteng RC pada tahap pertama verfal dukungan calon independen dan hasil rekapitulasi mengumpulkan 5.469 dukungan. Kemudian pada tahap perbaikan kedua berhasil mengumpulkan 12.186 dukungan, hasil setelah proses verfal hasilnya yang lolos 10.018 atau kurang 1.337 dari jumlah minimal dukungan untuk lolos calon independen dalam Pilwali Kota Blitar sebanyak 11.355. (ais)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.