JAKARTA (Lentera) - Buah stroberi tidak hanya menyegarkan, tetapi juga dikenal kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Kandungan antioksidan yang tinggi di dalam buah berwarna merah ini dinilai efektif dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan jantung.
Laporan Health dilansir, pada Jumat (10/7/2026) dikutip Sabtu (11/7/2026), bahwa stroberi sangat kaya akan kandungan vitamin C, serat, hingga folat (vitamin B9).
Berikut adalah deretan manfaat buah stroberi bagi kesehatan tubuh yang perlu diketahui:
1. Menangkal radikal bebas
Stroberi mengandung antioksidan tinggi, seperti antosianin dan vitamin C. Senyawa ini berfungsi melawan stres oksidatif, yaitu kondisi tidak seimbang ketika jumlah radikal bebas yang merusak sel lebih banyak daripada antioksidan di dalam tubuh. Stres oksidatif yang tidak ditangani dapat memicu berbagai penyakit kronis.
2. Memperkuat sistem imunitas
Hanya dengan mengonsumsi satu cangkir stroberi, kebutuhan harian vitamin C Anda sudah dapat terpenuhi hingga 100 persen. Sebagai antioksidan kuat, vitamin C mendukung imunitas tubuh dengan cara mendorong pertumbuhan sel T dan sel B. Kedua jenis sel darah putih ini memiliki peran krusial dalam melawan infeksi virus, bakteri, hingga sel kanker.
3. Menjaga kesehatan jantung
Kandungan antioksidan di dalam stroberi juga terbukti mendukung kesehatan kardiovaskular. Secara khusus, konsumsi zat antosianin yang tinggi dapat menurunkan risiko serangan jantung.
Kendati demikian, sejumlah studi observasional mencatat bahwa manfaat ini juga didukung oleh pola hidup sehat secara menyeluruh yang biasa diterapkan oleh orang-orang yang gemar mengonsumsi buah-buahan.
4. Menurunkan risiko kanker
Tingginya kadar antioksidan alami pada stroberi dapat membantu menekan risiko berkembangnya penyakit kanker. Antioksidan ini bekerja dengan cara mengurangi peradangan yang dipicu oleh kanker serta menghambat penyebaran sel-sel kanker di dalam tubuh.
5. Memenuhi kebutuhan folat tubuh
Satu cangkir stroberi mampu menyuplai sekitar 10 persen dari total kebutuhan folat harian tubuh. Folat atau vitamin B9 sangat diperlukan untuk sintesis DNA dan pemecahan asam amino yang menjadi bahan penyusun protein.
Selain itu, vitamin B9 alami ini sangat penting bagi perkembangan janin pada masa awal kehamilan guna mencegah risiko cacat lahir. Sebagai informasi, vitamin B9 yang terdapat alami pada makanan disebut folat, sedangkan versi sintetis atau buatan manusia yang terdapat pada suplemen disebut asam folat.
6. Pilihan buah rendah gula
Bagi Anda yang sedang membatasi konsumsi gula, stroberi dapat menjadi pilihan ideal karena memiliki kandungan gula alami (fruktosa) yang relatif lebih rendah dibanding buah lainnya.
Sebagai perbandingan, satu cangkir buah anggur dapat mengandung hingga 23 gram gula alami, sementara satu cangkir stroberi hanya mengandung sekitar 7 gram gula.
Mengurangi asupan gula harian terbukti dapat mencegah resistensi insulin, penyakit hati berlemak non-alkoholik (non-alcoholic fatty liver disease), serta diabetes tipe 2.
Editor: Arief Sukaputra




.jpg)