10 August 2026

Get In Touch

Pelatih Persiga U17 Optimistis Hadapi Piala Soeratin, Bidik Kemenangan Setiap Laga

Pelatih Persiga U17 Bima Wahyu Romadhoni saat menyampaikan kesiapan tim menghadapi Piala Soeratin U17 2026 Zona Jawa Timur.
Pelatih Persiga U17 Bima Wahyu Romadhoni saat menyampaikan kesiapan tim menghadapi Piala Soeratin U17 2026 Zona Jawa Timur.

TRENGGALEK (Lentera) – Persiga Trenggalek U17 terus mematangkan persiapan menghadapi Piala Soeratin U17 2026 Zona Jawa Timur. Meski baru kembali mengumpulkan skuad secara utuh dalam sepekan terakhir, tim pelatih menilai kondisi pemain mulai menunjukkan perkembangan positif.

Pelatih Persiga U17, Bima Wahyu Romadhoni, mengatakan agenda sebelumnya membuat para pemain belum bisa berkumpul secara penuh. Sejumlah pemain Persiga juga terlibat dalam agenda kemerdekaan dan Trenggalek Student League.

"Anak-anak baru bisa kumpul sekitar satu minggu ini karena sebelumnya ada beberapa agenda yang diikuti. Tetapi sebelum itu kami sudah melakukan latihan rutin," ujar Bima Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, proses adaptasi antar pemain berjalan cukup cepat. Dalam 2 hingga 3 kali pertemuan terakhir, chemistry skuad mulai terbentuk dan pemain dinilai semakin klop dalam menjalankan pola permainan yang disiapkan tim pelatih.

Dari sisi fisik, Bima menyebut beberapa pemain masih mengalami kelelahan. Bahkan, terdapat sekitar 5 hingga 6 pemain yang mengalami cedera ringan. Kendati demikian, kondisi tersebut diperkirakan tidak mengganggu kesiapan tim saat pertandingan berlangsung.

"Untuk kondisi fisik ada sebagian pemain yang mungkin mengalami kelelahan. Sekitar 5 sampai 6 pemain mengalami cedera ringan, tetapi insyaallah pada hari pertandingan sudah siap bermain," katanya.

Persiga juga mendapat tambahan kekuatan setelah salah satu pemain, Farel, bergabung dengan tim. Kehadiran pemain tersebut dinilai menjadi suntikan positif bagi skuad yang akan berlaga di Piala Soeratin U17 tahun ini.

"Untuk pemain kunci insyaallah siap semua. Terakhir ada Farel yang bergabung, dan alhamdulillah itu menjadi suntikan untuk tim kami di Soeratin U17 tahun ini," jelas Bima.

Di fase grup, Persiga U17 tergabung dalam Grup N bersama sejumlah tim. Bima menyebut PSBR Kota Blitar menjadi salah satu lawan yang paling mendapat perhatian dari tim pelatih. Selain itu, Kediri United juga dinilai memiliki kekuatan yang patut diwaspadai.

"Dari tiga tim yang kami lawan, mungkin yang paling siap adalah PSBR Kota Blitar. Kedua ada Kediri United yang kemarin juga menjadi juara U16 Liga Top Skor Zona Kediri," ungkapnya.

Untuk target, Persiga tidak memasang patokan jumlah gol yang harus dicetak. Tim pelatih lebih menekankan target kemenangan dalam setiap pertandingan yang dijalani.

"Kami tidak punya target harus menang dengan skor banyak atau sedikit. Yang penting setiap pertandingan kami targetkan untuk menang," tegas Bima.

Sementara itu, untuk mengukur kesiapan sebelum kompetisi dimulai, Persiga U17 telah menjalani 2 kali pertandingan uji coba. Kedua laga tersebut digelar secara tandang, masing-masing di Tulungagung dan Kediri.

Uji coba tersebut menjadi bagian dari evaluasi tim pelatih untuk melihat kesiapan pemain sekaligus mematangkan permainan sebelum Persiga U17 menjalani pertandingan resmi Piala Soeratin 2026. (*)

 

Reporter: Herlambang

Editor : Lutfiyu Handi 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.