DENPASAR (Lentera) -KMP Putri Yasmin yang melayani rute Pelabuhan Padangbai, Bali-Pelabuhan Lembar, Lombok, mengalami kebakaran di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 04.00 WITA.
Saat terbakar, KMP Putri Yasmin membawa 114 penumpang dan 17 awak kapal berdasarkan data manifes.
Proses evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin masih berlangsung. Sebanyak 33 penumpang telah dievakuasi menggunakan KMP Portlink II menuju Pelabuhan Padangbai, Bali.
Kapal Bawa 114 Penumpang dan 17 Awak
Plt Kepala Kantor Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Padangbai, Heri Wiyanto mengatakan, berdasarkan data manifes, KMP Putri Yasmin membawa 114 penumpang.
"Untuk penumpang 114. Terdiri dari sopir dan penumpang kendaraan sebanyak 44, penumpang R2 (roda 2) sebanyak 53, penumpang jalan kaki sebanyak 17, itu yang tercantum di manifes," ujarnya dilansir dari tayangan Youtube Kompas TV.
Selain itu, terdapat 17 orang awak buah kapal, termasuk nakhoda KMP Putri Yasmin, berdasarkan data di surat persetujuan berlayar.
Dengan demikian, total orang yang tercatat berada dalam KMP Putri Yasmin berdasarkan dokumen pelayaran mencapai 131 orang.
33 Penumpang Dievakuasi ke Padangbai
Sebanyak 33 penumpang KMP Putri Yasmin telah dievakuasi menuju Pelabuhan Padangbai menggunakan KMP Portlink. Proses evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin masih terus berlangsung. Termasuk dengan memanfaatkan kapal-kapal yang melintas.
"Kapal Portlink ada 33 penumpang yang kita evakuasi ke Pelabuhan Padangbai. Sebaliknya ada beberapa kapal yang mengevakuasi penumpang ke tujuan pelabuhan terdekat yakni Pelabuhan Lembar," terangnya.
Menurut Heri, kondisi 33 penumpang yang dievakuasi menggunakan KMP Portlink dilaporkan dalam keadaan sehat.
Meski begitu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kesehatan untuk memastikan kembali kondisi penumpang.
"Penumpang yang di Portlink kita nyatakan dalam keadaan sehat, tapi kami juga berkoordinasi untuk cek kesehatan korban," tandasnya.
Heri menambahkan, pihaknya kini telah membuka posko layanan untuk korban, terutama di Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar.
KMP Putri Yasmin Dipastikan Layak Berlayar
Heri menyatakan bahwa KMP Putri Yasmin sudah dipastikan kelayakannya sebelum berangkat.
"Untuk pengecekan kita pastikan setiap kapal berangkat itu tim dari marine inspector sudah mengecek untuk keselamatan kapal dan penumpang juga," imbuhnya.
Terkait penyebab KMP Putri Yasmin terbakar, pihak-pihak terkait akan menyelidikinya lebih lanjut setelah proses evakuasi penumpang selesai (*)
Editor: Arifin BH





.jpg)