MALANG (Lentera) - PT Beiersdorf Indonesia memperluas fasilitas produksinya di Kabupaten Malang. Ekspansi tersebut meningkatkan kapasitas produksi tahunan pabrik hampir 50 persen sekaligus memperkuat posisi fasilitas di Malang dalam jaringan manufaktur global perusahaan.
Peresmian ekspansi fasilitas produksi tersebut dilakukan pada Agustus 2026. Di mana Pabrik yang berlokasi di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang tersebut memproduksi berbagai produk NIVEA dan Hansaplast serta memasok lebih dari 90 persen kebutuhan pasar domestik.
"Indonesia memiliki peran penting dalam pertumbuhan Beiersdorf, baik sebagai pasar yang terus berkembang maupun sebagai lokasi produksi yang strategis. Melalui ekspansi ini, kami meningkatkan kemampuan produksi di Indonesia sekaligus memperkuat hubungan fasilitas Malang dengan jaringan produksi Beiersdorf di seluruh dunia," ujar CEO Beiersdorf AG Vincent Warnery, dalam keterangan resminya yang diterima pada Jumat (28/8/2026).
Menurutnya, pningkatan kapasitas tersebut juga memperkuat peran Indonesia dalam jaringan produksi Beiersdorf, termasuk untuk memenuhi kebutuhan sejumlah pasar di Asia.
Lokasi pabrik di Malang yang memiliki akses terhadap jalur transportasi darat dan laut melalui kawasan Surabaya turut mendukung distribusi produk ke berbagai wilayah Indonesia dan pasar Asia.
Ekspansi tersebut tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi. Fasilitas Malang juga memiliki posisi khusus dalam jaringan manufaktur Beiersdorf karena menjadi satu-satunya fasilitas produksi perusahaan di kawasan Emerging Markets yang memproduksi produk Hansaplast.
"Beiersdorf telah hadir di Malang sejak 1980 dan terus mengembangkan fasilitas serta kemampuan tim di Indonesia. Produksi secara lokal juga telah membantu perusahaan memenuhi kebutuhan pasar sekaligus berbagai ketentuan yang berlaku di Indonesia, termasuk persyaratan halal," katanya.
Untuk mendukung peningkatan kapasitas, fasilitas produksi yang diperluas dilengkapi sejumlah teknologi baru.
Teknologi tersebut mencakup lini pengisian dan pengemasan otomatis berkecepatan tinggi (fully automated high-speed filling and packing lines), sistem penakaran bahan baku otomatis (automated raw material dosing), pemantauan efisiensi secara real-time, sistem pemantauan data energi, serta building management systems.
Penerapan teknologi tersebut ditujukan untuk membuat proses produksi lebih cepat, efisien, dan terkontrol. Sistem tersebut juga memungkinkan tim di Malang memantau proses produksi dengan lebih baik serta menjaga konsistensi kualitas produk.
Dari sisi penggunaan energi dan sumber daya, Vincent menuturkan, fasilitas tersebut turut dilengkapi heat recovery systems, heat pumps, dan panel surya.
Ekspansi fasilitas produksi Beiersdorf juga berdampak pada ekosistem ekonomi di sekitar pabrik. Perusahaan menyebut keberadaan fasilitas Malang memberikan manfaat melalui penyediaan lapangan pekerjaan, pengembangan talenta lokal, serta kerja sama dengan berbagai institusi dan mitra di daerah.
Posisi Malang sebagai salah satu kota pendidikan dengan banyak perguruan tinggi juga menjadi salah satu faktor yang mendukung akses perusahaan terhadap talenta lokal untuk pengembangan tim dan fasilitas produksi dalam jangka panjang.
President Director Beiersdorf Indonesia, Sawan Malik mengatakan ekspansi tersebut memperkuat keinginan perusahaan untuk terus tumbuh bersama Indonesia. "Fasilitas Malang tidak hanya memenuhi sebagian besar kebutuhan konsumen di Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari jaringan produksi Beiersdorf secara global," ujar Sawan.
Ditambahkannya, perusahaan ingin keberadaan Beiersdorf di Malang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui lapangan pekerjaan, kerja sama dengan mitra lokal, dan pengembangan talenta.
Reporter: Santi,rls/Editor:Widyawati





.jpg)