21 September 2026

Get In Touch

Golkar 'Tinggalkan' Nusron? (Koran Senin, 21 September 2026)

KEJUTAN! Nusron Wahid disebut telah mundur dari kepengurusan DPP Partai Golkar. Namun kabar itu masih menyisakan pertanyaan soal waktu pastinya. Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut Nusron mengajukan pengunduran diri “sejak beberapa bulan lalu”. Sedangkan Sekretaris Jenderal Golkar M. Sarmuji mengatakan pengunduran diri itu sudah lebih dari 6 bulan atau setengah tahun lalu. Jika benar maka disekitar Maret 2026, Nusron bukan lagi petinggi Partai Pohon Beringin itu. Tetapi Golkar menegaskan, Nusron tetap berstatus kader biasa.Di tengah kabar tersebut, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Nusron kembali menjadi sorotan. Dalam laporan periodik 2025 yang disampaikan pada 26 Maret 2026, dilaporkan kekayaan bersih Rp22,76 miliar, naik Rp887,57 juta atau sekitar 4,06 persen dibandingkan LHKPN 2024 sebesar Rp21,88 miliar. Lonjakan itu terjadi bersamaan dengan perubahan komposisi aset. Jika ditelisik, nilai tanah dan bangunan yang dilaporkan naik sekitar Rp3,01 miliar menjadi Rp16,94 miliar. Sementara surat berharga dan kendaraan justru turun. Diketahui, saat ini KPK masih mengusut perkara dugaan suap pengurusan HGB di lingkungan ATR/BPN. Dalam OTT 14 September, KPK menetapkan delapan tersangka dan menyita uang tunai sekitar Rp106,3 miliar. Empat tersangka diantaranya disebut sebagai orang kepercayaan Nusron. Nusron telah muncul dan memberikan pernyataan pada 18 September. Dia menegaskan menghormati proses hukum dan siap membantu KPK. Apakah Nusron ditinggalkan partai yang selama ini memayunginya? BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/21092026.pdf

Share:
img
Author

Fitriyanti

Lentera Today.
Lentera Today.