22 September 2026

Get In Touch

Paradoks Beras di Rak Toko: Kosong (Koran Selasa, 22 September 2026)

STOK beras pemerintah mencapai sekitar 4,7 juta ton dan berulang kali memastikan pasokan aman. Namun, faktanya saat ini beras premium sulit ditemukan di sejumlah ritel modern. Bahkan di beberapa toko, rak makanan pokok rakyat Indonesia itu kosong. Ironisnya lagi, harga beras bertahan mahal. Data Kementerian Dalam Negeri menyebut masih terdapat 135 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras. Berdasarkan operasi Bapanas dikutip Senin (21/9/2026), ada beras fortifikasi (beras putih biasa yang dicampur dengan butiran kernel khusus dengan tambahan vitamin dan mineral esensial, Red), yang dijual hingga Rp57.000 per kilogram. Padahal semestinya dibanderol sekitar Rp13.500 per kilogram. Sementara data BPS, secara nasional harga beras medium meningkat 0,76 persen pada minggu ketiga September 2026. Beras dijual Rp14.644 per kilogram. Padahal harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan untuk zona 1 Rp13.500 per kilogram, zona 2 Rp14.000, dan zona 3 Rp15.500.Sementara harga rata-rata nasional beras premium naik 0,69 persen dikisaran Rp16.495 per kilogram. Diketahui HET zona 1 yang ditetapkan Rp14.900 per kilogram, zona 2 Rp15.400 dan zona 3 Rp15.800. Untuk mengatasinya, pemerintah berjanji menyiapkan operasi pasar untuk mencegah harga semakin menggila. Bantuan pangan juga akan disalurkan kepada 34,4 juta orang di seluruh Indonesia. Selain itu, pemerintah menyediakan 1 juta ton beras SPHP. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pun optimistis harga beras akan turun dalam sepekan ini. Semoga. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/22092026.pdf

Share:
img
Author

Fitriyanti

Lentera Today.
Lentera Today.