RUPIAH kembali memasuki zona merah. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menembus level psikologis Rp18.000 pada perdagangan Selasa (29/9/2026). Pelemahan terjadi ketika tekanan dari pasar keuangan global bertemu dengan meningkatnya kebutuhan valuta asing di dalam negeri. Mengacu data perdagangan pasar spot, rupiah sempat menyentuh Rp18.012 per dolar AS pada sekitar pukul 11.08 WIB. Reuters mencatat rupiah sebelumnya berada di level Rp17.975 pada penutupan Senin dan pada Selasa melemah hingga Rp18.010, level terendah sejak 4 Agustus. Tekanan tersebut tidak berdiri sendiri. Kenaikan imbal hasil surat utang Amerika Serikat menjadi salah satu pemicunya. Yield US Treasury tenor 10 tahun sempat mencapai sekitar 5,27 persen, level tertinggi dalam 19 tahun. Ketika imbal hasil aset Amerika meningkat, dolar menjadi lebih menarik bagi investor sehingga mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, ikut tertekan. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/30092026.pdf








.jpg)


.jpg)






.jpg)