12 October 2026

Get In Touch

Blue Fire Hilang, Jalur Pendakian Gunung Papandayan Kembali Dibuka

Sejumlah pengunjung Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. (foto:ist/Ant/BBKSDA Jabar)
Sejumlah pengunjung Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. (foto:ist/Ant/BBKSDA Jabar)

GARUT (Lentera) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat (Jabar) menyebutkan jalur wisata pendakian Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, sudah kembali dibuka, yang sebelumnya dilarang karena adanya fenomena alam blue fire di kawasan kawah.

"Blue fire sudah hilang, kegiatan wisata sudah dibuka kembali dengan pemantauan. Wisatawan diharapkan hanya melintas, tidak berhenti lama di area kawah," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut BBKSDA Jabar, Vitriana Yulalita di Garut melansir Antara, Minggu (11/10/2026).

Ia menuturkan, fenomena alam blue fire terpantau muncul di kawasan kawah pada 24 September 2026, selanjutnya diberlakukan pembatasan bagi wisatawan agar tidak melewati atau mendekati kawasan itu.

Jajarannya bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan PT. AIL sebagai pengelola Taman Wisata Alam Papandayan, melakukan pemantauan terkait perkembangan fenomena dan keamanan bagi pengunjung yang sudah diperbolehkan pada 29 September 2026.

"Hal tersebut dengan mempertimbangkan bahwa fenomena tersebut telah hilang serta aktivitas Gunung Papandayan yang diukur oleh Badan Geologi PVMBG berada pada Level I (normal)," katanya.

Meski sudah kembali dibuka jalur tersebut, pihaknya bersama pengelola terus memantau area kawah dan pengunjung untuk memastikan keamanan.

Wisatawan, katanya, selalu diingatkan untuk selalu waspada dan mematuhi peraturan seperti tidak boleh berhenti lama di area kawah, juga dilarang berkemah di Pondok Saladah.

"Masih pembatasan untuk camping di Pondok Saladah terkait pencegahan karhut (kebakaran hutan)," katanya.

Terpisah, Manager Operasional Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Amin Kaban membenarkan sudah dibuka kembali, untuk wisatawan melakukan pendakian dengan tetap dipantau memastikan keamanannya.

"Kalau terkait apa yang disampaikan BBKSDA memang benar (dibuka) dan tingkat pengunjung masih seperti biasa," kata Amin Kaban.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.