20 October 2026

Get In Touch

Program Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa Teknik UB Tingkatkan Keandalan Kelistrikan PLTMH Kalijari Blitar

Proses pemasangan ground rod dan ground wire (10–11 Oktober 2026).
Proses pemasangan ground rod dan ground wire (10–11 Oktober 2026).

BLITAR (Lentera) — Tim mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, melalui program Mahasiswa Teknik Mengabdi di Pembangkit ListrikTenaga Mikrohidro (PLTMH) Kalijari, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. 

Tim beranggotakan tiga mahasiswa dari Fakultas Teknik Elektro UB, yakni Ahmad Nofal Riski Taufiq H.R, Dizza Renata, dan Khalid Daffa Fitriawan.

Disampaikan salah satu anggota tim, Khalid Daffa Fitriawan bahwa kegiatan ini berfokus pada peningkatan sistem pentanahan jaringan distribusi listrik, melalui beberapa kegiatan.

"Diawali dengan survei teknis, pengukuran tahanan pentanahan, perencanaan kebutuhan material, serta pemasangan ground rod dan ground wire," tutur Khalid dalam keterangan diterima, Senin (19/20/2026).

Pelaksanaan kegiatan ini, lanjut Khalid,  mendapat bimbingan dari dosen Bimbingan Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Ir. Teguh Utomo, M.T. dan Muhammad Aziz Muslim, S.T., M.T.,Ph.D. 

"Di lapangan Tim juga berkoordinasi dengan Pak Jarno dan Pak Ju, sebagai pihak dari lembaga desa yang terlibat dalam pengelolaan PLTMH Kalijari," lanjutnya.

Dijelaskannya, PLTMH Kalijari memanfaatkan potensi sumber daya air, untuk menyediakan energi listrik bagi masyarakat sekitar.  Agar penyaluran listrik berlangsung dengan aman dan andal, sistem distribusi memerlukan perlindungan yang memadai. 

"Salah satu komponen pentingnya adalah sistem pentanahan, yang berfungsi menyalurkan arus gangguan ke tanah serta membantu mengurangi risiko kerusakan peralatan dan bahaya tegangan sentuh maupun tegangan langkah," jelasnya.

Dimana berdasarkan koordinasi dengan pembimbing dan pengelola PLTMH, sistem pentanahan pada jaringan distribusi di lokasi tersebut belum terpasang secara menyeluruh. 

"Data panjang jalur distribusi dan kondisi tahanan pentanahan, perlu dihimpun sebagai dasar perencanaan," ungkapnya.

Tim mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, melalui program Mahasiswa Teknik Mengabdi di Pembangkit ListrikTenaga Mikrohidro (PLTMH) Kalijari, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
Tim mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, melalui program Mahasiswa Teknik Mengabdi di Pembangkit ListrikTenaga Mikrohidro (PLTMH) Kalijari, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Sementara itu, menindaklanjuti kondisi ini, dosen Bimbingan Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Ir. Teguh Utomo, M.T. mendorong tim melakukan survei lapangan dan menyusun langkah perbaikan, sesuai kebutuhan serta ketersediaan anggaran.

"Pada 28–29 Agustus 2026, tim melaksanakan survei lahan dan jalur distribusi listrik dari area PLTMH menuju permukiman warga, serta melakukan pengukuran jarak antar tiang listrik," terang Teguh.

Tim juga mengukur tahanan pentanahan, menggunakan Earth Tester dan melakukan pemeriksaan visual terhadap kondisi generator. 

Data yang diperoleh digunakan untuk memperkirakan kebutuhan ground rod dan ground wire, sekaligus menjadi bahan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Sebelum pemasangan, tim melakukan survei harga material melalui toko secara langsung maupun daring untuk membandingkan harga, kualitas, dan ketersediaan barang," ujar Teguh.

Setelah perencanaan dan pengadaan material dilakukan, pemasangan ground rod dan ground wire dilaksanakan pada 10–11 Oktober 2026 bersama pengelola PLTMH serta perangkat desa. 

"Pekerjaan dimulai dari tiang distribusi ke-8 dan dilanjutkan hingga tiang ke-20, dengan pemasangan ground rod pada interval empat tiang, menyesuaikan keterbatasan biaya dan material," paparnya.

Menurut Teguh, melalui kegiatan ini, sistem pentanahan pada sebagian jaringan distribusi PLTMH Kalijari berhasil ditingkatkan.  Program ini juga menghasilkan data survei jaringan, hasil pengukuran tahanan pentanahan, serta perencanaan kebutuhan material. 

Kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, pengelola PLTMH, dan perangkat desa menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian tersebut.

Meski demikian, ditambahkan Teguh, pemasangan belum mencakup seluruh jaringan distribusi karena keterbatasan anggaran dan material. Oleh sebab itu, diperlukan tindak lanjut untuk melengkapi pemasangan pada segmen yang belum terlindungi. 

"Pengukuran tahanan pentanahan dan pemeriksaan generator secara berkala juga perlu dilakukan, guna mendukung pemeliharaan serta kontinuitas penyaluran energi listrik kepada masyarakat," imbuhnya.

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.