TRENGGALEK (Lentera) – Kebakaran melanda showroom sepeda motor Arik Motor milik Yulianto di Dusun Pule, Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, meludeskan puluhan unit kendaraan, Rabu (21/10/2026) pagi.
Sebanyak 43 unit sepeda motor dilaporkan hangus terbakar dengan perkiraan kerugian material mencapai Rp700 juta. Meski demikian, pemilik bersama warga setempat berhasil menyelamatkan 7 unit sepeda motor dan 1 mobil pikap dari dalam bangunan.
Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 05.30 WIB setelah seorang warga melihat kepulan asap dari dalam showroom. Saksi kemudian menghubungi pemilik untuk memberitahukan kejadian tersebut.
Kasi Penyelamatan Kebakaran dan Non Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Trenggalek, Burhannudin mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 05.40 WIB.
“Awalnya tetangga melihat ada kepulan asap dari dalam showroom. Kemudian saksi menghubungi Pak Yulianto untuk memberitahukan bahwa showroom miliknya terbakar,” jelas Burhannudin.
Setelah menerima kabar tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi dan membuka pintu rolling door showroom. Saat diperiksa, api telah membakar sejumlah sepeda motor yang berada di dalam bangunan.
Pemilik bersama warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, karena kobaran api tidak berhasil dikendalikan, mereka kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Menurut Burhannudin, kondisi api saat petugas tiba sudah membakar kendaraan yang berada di dalam showroom. Petugas pun langsung melakukan pemadaman, sekaligus mencegah api meluas ke bagian bangunan dan kendaraan lain di sekitarnya.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung berangkat ke lokasi. Kami tiba sekitar pukul 06.02 WIB dengan membawa dua unit mobil pompa pemadam kebakaran dan satu unit mobil water supply,” ungkapnya.
Sebanyak 15 personel pemadam kebakaran dikerahkan dalam penanganan kejadian tersebut. Petugas mengoperasikan dua mobil pompa pemadam dan satu mobil suplai air dengan total penggunaan air sekitar 9.000 liter.
Operasi pemadaman dimulai pukul 06.05 WIB sekitar sepuluh menit kemudin api dilaporkan telah padam dan petugas melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Seluruh operasi dinyatakan selesai, pada pukul 06.45 WIB.
Penanganan kebakaran juga melibatkan perangkat Desa Sumurup, Bhabinkamtibmas, unsur TNI, serta masyarakat setempat.
Dari pendataan sementara, kebakaran mengakibatkan kerusakan berat pada puluhan sepeda motor dengan perkiraan kerugian mencapai Rp700 juta. Sementara itu, aset senilai sekitar Rp300 juta berhasil diselamatkan, berupa bangunan toko, 7 unit sepeda motor, dan 1 mobil pikap Daihatsu Gran Max. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Terkait penyebab kebakaran, Burhannudin menyampaikan, bahwa dugaan awal mengarah pada gangguan instalasi listrik. Namun, penyebab tersebut masih sebatas dugaan berdasarkan penanganan awal di lokasi.
“Untuk sementara, dugaan penyebab kebakaran karena korsleting listrik,” pungkasnya.
Reporter: Herlambang/Editor: Ais





.jpg)