24 October 2026

Get In Touch

Anggota DPRD Minta Distribusi Air Bersih Dikawal Ketat Agar Tepat Sasaran

Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah.
Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah.

PALANGKA RAYA (Lentera) - DPRD Kota Kota Palangka Raya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk memastikan ketepatan data penerima, pemetaan kawasan rawan, serta pengawasan ketat agar pasokan bantuan air bersih benar-benar menjangkau warga yang paling membutuhkan.

Terkait hal ini, Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah, mengingatkan agar distribusi air bersih merujuk pada kondisi riil di lapangan. Pendataan yang akurat mutlak diperlukan sehingga bantuan tidak menumpuk di kawasan yang mudah dijangkau, namun menyentuh hingga wilayah pinggiran yang mengalami krisis air parah.

"Penyaluran air bersih di tengah musim kemarau yang menyebabkan krisis air, jangan hanya bersifat seremonial," papar Rusdiansyah, Jumat (23/10/2026).

Menurut Rusdiansyah, Pemkot harus memetakan zonasi wilayah krisis air sebagai skala prioritas penyaluran. Ia menekankan agar proses pendataan ini jangan hanya berdiam mengandalkan laporan dari belakang meja saja.

Ia menyarankan keterlibatan aktif perangkat kelurahan, Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW), serta tokoh masyarakat setempat yang dinilai paling memahami kondisi warganya.

Keterlibatan aparatur di tingkat bawah ini, dinilai vital dalam memperbarui data secara berkala, seiring dinamika perubahan pasokan air selama puncak musim kemarau.

"Selain akurasi data, yang tidak kalah penting adalah pengawasan teknis di lapangan saat pelaksanaan distribusi," tegasnya.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor harus berjalan dengan baik guna menghindari ketimpangan dalam distribusi air bersih.

Rusdiansyah menekankan, pendataan dan pengawasan distribusi harus dikawal ketat agar bantuan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai terjadi ketimpangan distribusi, dimana ada wilayah yang sudah mendapatkan bantuan, sementara di wilayah lain masih kesulitan air bersih.

"Pendistribusian bantuan air bersih harus tepat sasaran, pastikan masyarakat yang sangat membutuhkan dan terdampak mendapatkan bantuan tanpa ada yang terlewat," pungkasnya. (*)

 

Reporter : Novita
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.