30 October 2026

Get In Touch

Anggota DPRD Palangka Raya Minta Pemkot Bantu Petani di Kecamatan Rakumpit yang Gagal Panen

Kabut Asap halangi sinar matahari, petani di Kecamatan Rakumpit terancam gagal panen
Kabut Asap halangi sinar matahari, petani di Kecamatan Rakumpit terancam gagal panen

PALANGKA RAYA (Lentera) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya diminta mengambil langkah konkret untuk membantu petani di Kecamatan Rakumpit, yang terancam mengalami gagal panen, akibat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pernyataan ini diungkapkan Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan setelah mendapatkan aspirasi dari warga, khususnya para petani di Kecamatan Rakumpit, yang mengalami gagal panen karena tanaman mereka tidak mendapatkan sinar matahari akibat kabut asap dari karhutla.

"Keluhan para petani tersebut perlu mendapat perhatian, karena hingga saat ini kabut asap tebal masih menyelimuti Kota Palangka Raya yang berdampak terhadap aktivitas pertanian masyarakat," papar Hatir, Selasa (27/10/2026).

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat tanaman petani tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup, sehingga pertumbuhan dan perkembangan tanaman terganggu.

Lebih lanjut Hatir mengatakan, persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan dampak lingkungan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan mata pencaharian masyarakat di wilayah setempat.

"Faktanya, sebagian warga Kecamatan Rakumpit masih menggantungkan kehidupan sehari-hari dari kegiatan bertani," ucapnya.

Menurutnya, jika kondisi ini terus berlanjut, dikawatirkan akan menyebabkan gagal panen, yang berdampak pada menurunnya pendapatan para petani.

Karena itu Hatir berharap, selain upaya pemadaman kebakaran dan pengendalian kabut asap, dampak karhutla terhadap sektor pertanian juga perlu menjadi bagian dari penanganan pemerintah.

Pemkot diharapkan segera menentukan langkah penanganan konkret, yang dapat menjawab keluhan petani terdampak kabut asap.

"Langkah penanganan terhadap dampak lain dari karhutla ini dinilai penting, agar petani tidak merasa sendiri menanggung kerugian akibat gagal panen yang disebabkan oleh kabut asap," pungkasnya.

 

Reporter: Novita/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.