03 April 2025

Get In Touch

Dokumen Kependudukan Tak Lagi Gunakan Kertas Khusus, Negara Hemat Rp 450 M

Dokumen Kependudukan Tak Lagi Gunakan Kertas Khusus, Negara Hemat Rp 450 M

Surabaya – Inovasi Kementerian Dalam Negeri yang tidak lagimenggunakan kertas khusus untuk Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran dan aktakematian mampu menghemat keuangan negara hingga Rp 450 miliar. Inovasi iniseiring dengan inovasi mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk pelayanandata kependudukan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Carnavian dalam acaraLaunching dan Penyerahan Mesin Anjungan Dukcapil di Grand City, Surabaya, Jumat(31/1/2020), menjelaskan untuk pencetakan data kependudukan itu cukupmenggunakan kertas biasa. “Sudah tidak ada kertas khusus dengan pengaman dansebagainya, jadi ini lebih hemat dan menghemat keuangan negara hingga Rp450miliar,” tandasnya.

Hal ini bisa dilakukan karena semua data kependudukan sudahmasuk dalam data base pusat, sehingga sudah tidak dapat dipalsukan lagi. Database itu terkait dengan tiga kunci yaitu sidik jadi, iris mata dan wajah. “Ketiganyaitu tidak akan bisa dipalsukan, kecuali dengan teknik tertentu dan saya belumtahu,” katanya.

Tito menandaskan, dengan adanya mesin ADM dan juga tidak lagimenggunakan kertas khusus ini, maka masyarakat bisa dengan mudah mendapatkandokumen kependudukan mereka. Masyarakat yang berada di daerah lain tidak perlususah susah pulang untuk mengambil dokumen tersebut, namun sudah bisa mencetakdi tempat lain.

“Meski bisa mencetak ditempat lain, semua tetap dijamin amantidak akan bisa memalsukan, sebab untuk KK dan Akte kelahiran ini hanya bisamencetak saja tidak bisa merubah,” tandasnya.

Disatu sisi, Tito juga mengatakan anggaran untuk pengadaanbahan KTP tahun ini juga sudah siap. Dia memastikan antrean pencetakan KTPsudah bisa tuntas, terlebih lagi dengan adanya ADM ini. Demikian juga blankoKTP, Tito memastikan semua sudah siap. (ufi)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.