04 April 2025

Get In Touch

Wamena Rusuh, Gedung Dibakar & Ada Tembakan

Wamena Rusuh, Gedung Dibakar & Ada Tembakan

WAMENA, LETRA.ID- Aksi unjuk rasa siswa di Kota Wamena, Papua, Senin (23/9) berujung rusuh. Dilaporkan demonstran bersikap anarkistis hingga membakar rumah warga, kantor pemerintah, PLN dan beberapa kios masyarakat.

Unjuk rasa yang berujung rusuh itu diduga dipicu olehperkataan bernada rasial seorang guru terhadap siswanya di Wamena. Hal itumembuat siswa marah hingga kemudian kabar itu meluas dan memicu aksi unjuk rasapelajar di Kota Wamena. Aparat kepolisian dan TNI berusaha memukul mundur siswademonstran. Hal itu berlangsung sekitar 4 jam. Namun siswa demonstran tetapbertahan dan kian bertindak anarkistis.

Sampai saat ini, aktivitas di Kota Wamena lumpuh. Masyarakatmemilih mengungsi di kantor Polres Wamena dan Kodim.  Sementara aksi unjuk rasa massa masihberlangsung. Massa berusaha untuk merangsek masuk ke pusat bisnis Wamena. Namunsegera dihadang aparat kepolisian.

Kapolda Papua Irjen Rudolf A Rodja memastikan bahwa alasanmassa melakukan aksi anarkistis di Wamena adalah karena mereka termakan kabartidak benar (hoaks). "Wamena minggu lalu ada isu, ada guru yangmengeluarkan kata-kata rasis sehingga sebagai bentuk solidaritas merekamelakukan aksi," ujarnya di Jayapura.

Rudolf mengklaim kepolisian sudah mengonfirmasi isu tersebutdan memastikannya tidak benar. "Guru tersebut sudah kita tanyakan dantidak ada kalimat rasis, itu sudah kita pastikan. Jadi kami berharap masyarakatdi Wamena dan di seluruh Papua tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yangbelum tentu kebenarannya," tuturnya.

Pagi ini, sambung Rudolf, Brimob dan Bupati Jayawijaya sudahmendekati massa  agar massa tidakmelakukan tindakan-tindakan anarkistis. Namun ia mengakui bahwa massa telahmelakukan tindakan anarkistis. "Laporan terakhir ada 5 motor yang di bakar,"kata Rudolf.

Wamena merupakan ibu kota Kabupaten Jayawijaya, ProvinsiPapua. Kota ini merupakan satu-satunya terbesar di pegunungan tengah Papua. DiWamena juga terdapat pusat bisnis sehingga ketika terjadi kerusuhan, kawasanitu dijaga ketat aparat kepolisian.

Presiden Joko Widodo pernah dua kali mengunjungi KotaWamena, yakni pada 28 Desember 2014 saat membicarakan persoalan-persoalan yangada di daerah itu. Lalu setahun berikutnya, pada 30 Desember 2015, Jokowi jugakembali mengunjung Wamena untuk meresmikan terminal baru Bandara Wamena. (kcm,ins)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.