
KEDIRI KOTA (Lenteratoday) -Pj Wali Kota Kediri Zanariah membuka Festival Tari Kreasi Tradisional di Kawasan Goa Selomangleng, Sabtu (6/7/2024). Kegiatan yang merupakan rangkaian Hari Jadi ke-1145 Kota Kediri ke-1145 tersebut diikuti 16 peserta dari beberapa sanggar tari.
Diungkapkan, selaras dengan tema Hari Jadike-1145 Kota Kediri 'Merajut Asa Dalam Keharmonian, Satu Tekad Kota Kediri Menuju Globalisasi', Pemkot Kediri membawa konsep Festival Tari Kreasi Tradisional. Diharapkan even ini bisa menjadi wadah generasi muda menyalurkan bakat sekaligus melestarikan seni budaya tradisional.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kawasan Goa Selomangleng yang menjadi ikon sejarah dan budaya Kota Kediri.
"Saya kira ini kombinasi tepat menjadikan acara ini sebagai acara tahunan untuk menarik pengunjung. Mungkin ke depan kita bisa undang berbagai sanggar tari dan sekolah di wilayah Mataraman untuk berkolaborasi mengikuti acara ini," ungkapnya.
Pj Wali Kota Kediri merasa bahagia sebab melihat semangat dan antusias dari para peserta. Dimana para peserta sudah berias sedemikian bagusnya, untuk menunjukkan penampilan terbaik. Diharapkan selain mengikuti lomba, para peserta juga mendapat pengalaman belajar berbeda dari dalam kelas.
Seiring boperasionalnya Bandara Internasional Dhaha dan pembangunan jalan tol Kediri Tulungagung maka semakin terbuka lebar peluang kunjungan di Kota Kediri
Kepala Disbudparpora Zachrie Ahmad menambahkan kegiatan ini memberikan fasilitasi kepada sanggar tari untuk terus melestarikan seni budaya Kota Kediri. Selain itu juga menggali potensi seni tari di Kota Kediri.
Peserta Festival Tari Kreasi Tradisional ini mulai usia 13- 24 tahun. Mereka dinilai oleh tiga dewan juri. Yakni, Yasinta Desi dari Yogyakarta, Djarot Budi dari Surakarta dan Very Andrian. Turut hadir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ferry Djatmiko, Kepala OPD, camat, dan tamu undangan lain (*)
Reporter: Gatot Sunarko|Editor: Arifin BH