06 January 2026

Get In Touch

Pemkot Surabaya Buka Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Catat Waktu Syaratnya

Pelajar Surabaya mengikuti tes penghafal kitab suci.
Pelajar Surabaya mengikuti tes penghafal kitab suci.

SURABAYA (Lentera) -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka Program Beasiswa Penghafal Kitab Suci. Program ini diperuntukkan bagi 1.412 peserta didik jenjang TK, SD, dan SMP dari berbagai agama yang berdomisili di Kota Surabaya.

Beasiswa terbuka bagi peserta didik beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu sebagai bagian dari upaya Pemkot Surabaya menanamkan nilai religius dan toleransi sejak usia dini. 

Pendaftaran dibuka mulai 2 - 26 Januari 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya di https://dispendik.surabaya.go.id/genmas/.

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh, mengatakan program ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada peserta didik yang memiliki komitmen dalam menghafal serta mengamalkan kitab suci sesuai dengan agama masing-masing.

“Beasiswa ini adalah bentuk penghargaan dari Pemkot Surabaya kepada pelajar yang ikut menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci dan nilai-nilai keagamaan. Ini merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter,” kata Yusuf, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, beasiswa Penghafal Kitab Suci diperuntukkan bagi warga Kota Surabaya yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) Surabaya serta berstatus sebagai peserta didik aktif pada jenjang TK/RA, SD/MI/sederajat, dan SMP/MTs/sederajat. Peserta juga diwajibkan memiliki hafalan kitab suci sesuai dengan ketentuan agama masing-masing.

Dalam proses pendaftaran, peserta diminta mengisi formulir secara daring, mengunggah dokumen persyaratan, serta mengikuti tahapan verifikasi administrasi. Peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tahap lanjutan berupa wawancara atau tes hafalan yang jadwalnya akan diumumkan kemudian.

Melalui program ini, Pemkot Surabaya berharap dapat mendorong tumbuhnya generasi muda yang berkarakter, religius, serta menjunjung tinggi nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami mengajak para orang tua dan peserta didik untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” pungkas Yusuf. 

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.