23 May 2026

Get In Touch

Pemkot Surabaya Matangkan SPMB 2026, Nilai TKA Mulai Jadi Penilaian Masuk SMP

Dispendik Surabaya menyiapkan laman SPMB 2026.
Dispendik Surabaya menyiapkan laman SPMB 2026.

SURABAYA (Lentera) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 untuk jenjang TK, SD, hingga SMP Negeri. Salah satu perubahan yang diterapkan tahun ini terdapat pada jalur prestasi akademik SMP Negeri yang akan menggunakan kombinasi nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini secara umum masih mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.

"SPMB tahun ini tidak akan banyak perubahan dibanding tahun sebelumnya. Yang sedikit berubah hanya jalur prestasi akademik untuk masuk SMP Negeri," kata Febri, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, pelaksanaan juga diperkuat melalui surat edaran Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 0301/C/HK.04.01/2026 tentang SPMB tahun ajaran 2026/2027.

Febri menjelaskan, sebelumnya jalur prestasi akademik SMP Negeri menggunakan akumulasi rata-rata nilai rapor selama lima semester terakhir, mulai kelas 4 hingga kelas 6 semester ganjil. Namun tahun ini, sesuai arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), penilaian akan dipadukan dengan hasil TKA.

Dalam skema baru tersebut, rata-rata nilai rapor memiliki bobot 60 persen, sedangkan nilai TKA sebesar 40 persen. "Nilai rapor bobotnya 60 persen, sedangkan TKA 40 persen," ujarnya.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Surabaya juga segera meluncurkan laman resmi SPMB yang dapat diakses masyarakat melalui spmb.surabaya.go.id⁠.

Menurut Febri, laman tersebut nantinya memuat berbagai ketentuan, jadwal, hingga mekanisme pendaftaran yang dapat dipelajari orang tua maupun calon peserta didik.

Selain itu, Dispendik memastikan seluruh tahapan pendaftaran dilakukan secara daring pada bulan Juni 2026. Proses pendaftaran akan dimulai dari jenjang TK Negeri, dilanjutkan SD Negeri, dan terakhir SMP Negeri. "Semua tahapan pendaftaran dilakukan pada bulan Juni secara online," terangnya.

Sebelum proses pendaftaran resmi dimulai, masyarakat juga akan diberikan kesempatan mengikuti simulasi atau uji coba sistem SPMB secara mandiri agar lebih memahami prosedur pendaftaran.

"Masyarakat bisa melatih diri secara mandiri terhadap prosedur SPMB sebelum pendaftaran sesungguhnya benar-benar dibuka," tutupnya.

Reporter: Amanah/Editor: Santi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.