Investor Global Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik, 85 Perusahaan Lolos Seleksi Danantara
JAKARTA (Lentera) - Investor global mulai berebut masuk ke proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Indonesia. Hal itu terlihat setelah Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) mengumumkan sebanyak 85 perusahaan dan konsorsium lolos seleksi Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) BUPP PSEL gelombang kedua.
"Peningkatan signifikan dari 24 peserta pada gelombang pertama menjadi 85 peserta pada gelombang kedua mencerminkan tingginya minat dan kepercayaan pelaku usaha terhadap program PSEL," ujar Director Investment DIM sekaligus CEO PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), Fadli Rahman, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, melansir Antara, Jumat (22/5/2026).
Seleksi gelombang kedua ini menjadi lanjutan dari proses sebelumnya untuk tiga wilayah pengembangan awal, yakni Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Denpasar Raya.
Melalui tahapan tersebut, Danantara membuka peluang bagi badan usaha nasional maupun internasional yang memiliki pengalaman dan kapasitas dalam pengembangan proyek PSEL untuk mengikuti proses prakualifikasi mitra.
Fadli menegaskan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan kompetitif guna memastikan proyek pengolahan sampah strategis nasional itu ditangani mitra yang memiliki kemampuan teknis dan finansial memadai.
"Kami terus berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh proses seleksi mitra PSEL dilakukan secara transparan dan kompetitif, sehingga menghasilkan mitra yang mampu mendukung pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkontribusi dalam penyelesaian darurat sampah di Indonesia," katanya.
Dari total 85 peserta yang masuk dalam DPT gelombang kedua, terdapat sejumlah perusahaan dan konsorsium baru, termasuk peserta yang sebelumnya telah mengikuti gelombang pertama. Peserta berasal dari berbagai negara seperti Indonesia, Singapura, India, Korea Selatan, China, Jepang, hingga Prancis.
"Perluasan cakupan ini memperkaya ragam pilihan teknologi, struktur pembiayaan dan model kemitraan dalam pengembangan PSEL," kata Fadli.
Selain dominasi investor global, keterlibatan perusahaan nasional juga mulai menguat. Tercatat sebanyak 16 perusahaan lokal tergabung dalam konsorsium DPT gelombang kedua.
Menurut Fadli, tingginya partisipasi industri dalam negeri menunjukkan kesiapan pelaku usaha nasional untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan infrastruktur pengolahan sampah skala besar.
Langkah tersebut juga sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya keterlibatan industri nasional dalam proyek pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.
Tahapan selanjutnya, DIM akan menerbitkan Terms of Reference (ToR) kepada seluruh peserta yang lolos DPT. Informasi mengenai jadwal dan prosedur proses lanjutan akan diumumkan melalui pemberitahuan terpisah.
Sementara itu, daftar lengkap 85 entitas yang dinyatakan lolos seleksi DPT BUPP PSEL gelombang kedua dapat diakses melalui situs resmi, di Danantara Indonesia.
Editor: Santi




