26 May 2026

Get In Touch

Unair Terima 2.771 Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026, Kedokteran Masih Jadi Prodi Terketat

Rektor Unair Muhammad Madyan.
Rektor Unair Muhammad Madyan.

SURABAYA (Lentera) - Universitas Airlangga (Unair) resmi mengumumkan, hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dengan total 2.771 calon mahasiswa dinyatakan lolos sebagai calon Ksatria Airlangga.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 470 peserta merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebagai bentuk komitmen Unair terhadap pendidikan inklusif dan akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pengumuman itu disampaikan, dalam konferensi pers SNBT 2026 yang digelar di Hall Lantai 1 Gedung Manajemen Kampus MERR-C UNAIR, Senin (25/5/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Rektor Unair Muhammad Madyan menjelaskan, pihaknya menerima ribuan mahasiswa baru dari total 69.620 pendaftar yang mengikuti seleksi tahun ini.

“Penerimaan KIP Kuliah ini sebagai wujud komitmen UNAIR pada pendidikan inklusif,” jelasnya.

Prof Madyan juga menyoroti, keberagaman mahasiswa yang diterima. Sebanyak 64,42 persen mahasiswa baru merupakan perempuan dan berasal dari 32 provinsi di Indonesia, mulai dari Pulau Jawa hingga Papua Barat.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa UNAIR tetap menjadi salah satu perguruan tinggi tujuan utama di tingkat nasional.

“Meskipun berlokasi di Jawa Timur, Unair menerima mahasiswa dari seluruh pulau Jawa sampai Papua Barat. Hal ini membuktikan bahwa gaung excellent with morality sudah meluas hingga ke seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Dalam pemaparan data seleksi, Program Studi S1 Kedokteran kembali menjadi program studi paling ketat di rumpun sarjana dengan tingkat keketatan 3,11 persen. Posisi berikutnya ditempati Kedokteran Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) dengan 3,67 persen serta Psikologi sebesar 3,98 persen.

Sementara pada jalur vokasi, persaingan justru tercatat lebih kompetitif. Program D3 Keperawatan menjadi prodi paling ketat dengan tingkat keketatan 1,15 persen, disusul D4 Akuntansi Bisnis Digital sebesar 1,20 persen.

Selain tingkat persaingan, rerata nilai peserta yang lolos juga menjadi perhatian. Untuk rumpun saintek, S1 Kedokteran mencatat rerata nilai tertinggi mencapai 730,45. Sedangkan di rumpun soshum, Program Studi Akuntansi mencatat rerata nilai tertinggi sebesar 684,33.

Adapun pada program vokasi, D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi program studi dengan rerata nilai tertinggi, yakni 659,76.

“Dari tahun ke tahun, S1 Kedokteran masih menjadi program studi dengan rerata nilai tertinggi di Universitas Airlangga,” tutupnya.

 

Reporter: Amanah/Editor: Ais

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.