17 June 2026

Get In Touch

Investasi Fesyen Abadi: Ketahui 10 Jenis Celana Jeans Ini

 Investasi Fesyen Abadi: Ketahui 10 Jenis Celana Jeans Ini

SURABAYA ( LENTERA ) - Jeans menjadi salah satu item fesyen yang nyaris tidak pernah kehilangan tempat di dunia mode. Hampir setiap perempuan memiliki setidaknya satu celana jeans di dalam lemarinya karena mudah dipadukan untuk berbagai kesempatan, mulai dari hangout, bekerja di kantor, hingga sekadar menikmati kopi bersama teman.

Meski terlihat sederhana, celana jeans hadir dalam beragam model dengan karakter dan potongan yang berbeda-beda. Setiap jenis memberikan siluet, kenyamanan, serta kesan gaya yang berbeda pada pemakainya. Karena itu, mengenal berbagai model jeans menjadi langkah penting agar tidak sekadar mengikuti tren, tetapi juga menemukan potongan yang paling sesuai dengan bentuk tubuh dan gaya pribadi.

Skinny Jeans

Skinny jeans dikenal dengan potongannya yang ketat mulai dari paha hingga mata kaki. Umumnya dibuat dari bahan denim yang elastis sehingga tetap nyaman digunakan meski mengikuti lekuk tubuh dengan sangat pas.
Model ini sering disebut mirip legging karena membentuk siluet tubuh secara maksimal. Skinny jeans cocok bagi mereka yang ingin menonjolkan bentuk kaki dan tubuh yang ramping.

Untuk menciptakan tampilan yang seimbang, skinny jeans dapat dipadukan dengan atasan yang lebih longgar seperti blazer, oversized sweater, atau blus berbahan ringan. Sementara untuk alas kaki, model ini cocok dikenakan bersama boots, sneakers, maupun flat shoes.

Straight-Leg Jeans

Straight-leg jeans memiliki potongan lurus dari pinggang hingga pergelangan kaki. Model ini berada di antara boyfriend jeans yang longgar dan slim-fit jeans yang lebih ramping.
Karena desainnya yang klasik dan tidak mudah terpengaruh tren, straight-leg jeans sering dianggap sebagai salah satu investasi fashion terbaik. Model ini mudah dipadukan dengan berbagai jenis atasan, mulai dari kaus untuk tampilan santai hingga blus dan kemeja untuk suasana kerja yang lebih formal.

Low-Rise Jeans

Setelah sempat menjadi ikon fashion awal tahun 2000-an, low-rise jeans kembali populer dengan sentuhan yang lebih modern. Ciri khasnya terletak pada posisi pinggang yang berada beberapa inci di bawah pusar dan jatuh tepat di area pinggul.

Model ini memberikan kesan santai dan kasual. Karena itu, low-rise jeans sering dipadukan dengan crop top, tank top, atau atasan yang dimasukkan ke dalam celana agar detail potongannya semakin terlihat.

High-Rise atau High-Waist Jeans

Berbanding terbalik dengan low-rise, high-waist jeans memiliki posisi pinggang yang sejajar atau bahkan sedikit di atas pusar. Model ini sempat populer pada era 1980-an hingga 1990-an dan dikenal luas sebagai mom jeans.

Kini, high-waist jeans kembali menjadi favorit karena mampu menciptakan ilusi kaki yang lebih panjang sekaligus membentuk siluet tubuh yang proporsional. Model ini cocok dipadukan dengan kaus sederhana maupun oversized sweater untuk menghasilkan tampilan yang chic, modern, dan nyaman.

Cargo Jeans

Tren celana cargo juga merambah dunia denim melalui kehadiran cargo jeans. Model ini mudah dikenali berkat potongannya yang longgar serta kantong-kantong besar di bagian samping.
Cargo jeans menawarkan perpaduan antara fungsi dan gaya. Karakternya yang kasual membuat celana ini cocok untuk pencinta gaya sporty dan streetwear. Untuk tampilan sehari-hari, cargo jeans dapat dipadukan dengan kaus polos, tank top, atau kemeja santai.

Bell-Bottom Jeans

Kembalinya tren fashion era 1960-an dan 1970-an membuat bell-bottom jeans kembali menarik perhatian. Model ini identik dengan gaya bebas yang pernah dipopulerkan oleh ikon mode seperti Cher, yang sering mengenakannya bersama platform heels tinggi.

Bell-bottom jeans memiliki potongan yang sangat pas di paha lalu melebar secara dramatis mulai dari lutut hingga ujung celana sehingga menyerupai bentuk lonceng. Inilah yang membedakannya dari flare jeans yang memiliki pelebaran lebih halus.
Untuk memaksimalkan tampilannya, bell-bottom jeans cocok dipadukan dengan platform shoes atau boots berhak tinggi. Tambahan outer seperti jaket kulit fitted atau cardigan tipis juga dapat menciptakan proporsi outfit yang lebih seimbang.

Flare Jeans

Flare jeans juga berasal dari tren era 1970-an dan kini kembali digemari generasi muda. Sekilas model ini menyerupai bootcut jeans, tetapi memiliki potongan yang lebih dramatis dengan bagian bawah yang melebar sejak area lutut.

Flare jeans menjadi pilihan ideal bagi pencinta gaya retro sekaligus mereka yang ingin menciptakan ilusi kaki lebih jenjang. Agar detail pelebarannya semakin terlihat, model ini sebaiknya dipadukan dengan atasan yang pas di badan atau dimasukkan ke dalam celana sehingga garis pinggang terlihat lebih tegas.

Wide-Leg Jeans

Wide-leg jeans memiliki potongan lebar sejak bagian paha hingga ujung kaki. Berbeda dari bell-bottom jeans, model ini tidak mengikuti bentuk paha maupun lutut.

Siluetnya cenderung menyerupai bentuk segitiga sehingga memberikan kesan santai sekaligus modern. Karena ruang geraknya lebih luas, wide-leg jeans menjadi favorit bagi mereka yang aktif dan mengutamakan kenyamanan tanpa mengorbankan gaya.

Agar proporsi tubuh tetap seimbang, wide-leg jeans dapat dipadukan dengan crop top atau atasan yang dimasukkan ke dalam celana untuk menonjolkan area pinggang.

Boyfriend Jeans

Boyfriend jeans sempat menjadi salah satu model yang paling banyak digunakan beberapa tahun terakhir. Potongannya longgar, sedikit baggy, dan sering kali dilengkapi detail lipatan pada bagian ujung celana.

Kenyamanan menjadi daya tarik utama model ini. Boyfriend jeans sangat cocok bagi mereka yang menyukai gaya effortless namun tetap ingin terlihat stylish dan kasual.

Untuk menjaga keseimbangan siluet, boyfriend jeans sebaiknya dipadukan dengan atasan yang lebih pas di badan, seperti kaus yang dimasukkan ke dalam celana atau sweater berpotongan fit.

Raw Hem Jeans

Bagi yang ingin tampil santai namun tetap trendi, raw hem jeans bisa menjadi pilihan menarik. Model ini memiliki ciri khas pada bagian ujung celana yang tidak dijahit rapi sehingga benang-benangnya terlihat sedikit terurai.
Detail tersebut memberikan kesan edgy, modern, dan kasual dalam waktu bersamaan. Raw hem jeans cocok dikenakan saat jalan-jalan santai dan mudah dipadukan dengan sneakers maupun ankle boots.

Beragam model jeans hadir untuk memenuhi kebutuhan gaya yang berbeda-beda. Mulai dari skinny jeans yang membentuk siluet tubuh, straight-leg yang klasik, cargo yang fungsional, hingga wide-leg yang nyaman, semuanya memiliki karakter tersendiri.

Memahami kelebihan masing-masing model akan membantu menemukan celana jeans yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga sesuai dengan bentuk tubuh, aktivitas, dan kepribadian. Dengan pilihan yang tepat, jeans bisa menjadi investasi fashion jangka panjang yang selalu relevan dan membuat penampilan terlihat semakin stylish.(ist/dya)

--
4 Kebiasaan yang Membuat Celana Jeans Cepat Melar

Terlalu sering dipakai tanpa dicuci
Setiap kali digunakan, serat jeans akan meregang mengikuti bentuk tubuh, terutama di area pinggang, pinggul, dan lutut. Jika terlalu sering dipakai tanpa dicuci, serat kain tidak memiliki kesempatan untuk kembali ke bentuk semula. Idealnya, jeans dicuci setelah 3-5 kali pemakaian agar elastisitasnya tetap terjaga.

Mencuci dengan air panas
Air panas dapat melunakkan serat denim sehingga kain lebih mudah meregang dan kehilangan kekuatannya. Selain membuat jeans cepat melar, penggunaan air panas juga mempercepat pudarnya warna. Karena itu, jeans sebaiknya dicuci menggunakan air dingin.

Mengeringkan dengan mesin pengering bersuhu tinggi
Suhu panas dari mesin pengering dapat merusak benang elastis pada denim. Akibatnya, jeans kehilangan kemampuan untuk kembali ke bentuk semula setelah digunakan. Cara terbaik adalah menjemur jeans secara terbalik di tempat teduh dan menghindari sinar matahari langsung.

Memakai jeans yang kekecilan
Menggunakan jeans yang terlalu sempit memaksa serat kain meregang melebihi batas normal. Tekanan saat duduk, berjalan, atau membungkuk dapat menyebabkan kelonggaran permanen, terutama pada jeans yang mengandung bahan stretch. Karena itu, pilih ukuran yang pas dan nyaman digunakan.

Dengan menghindari empat kebiasaan tersebut, celana jeans akan lebih awet, tetap pas di badan, dan tidak mudah kehilangan bentuknya.(*)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.