19 June 2026

Get In Touch

Trending TikTok, Anxiety Bag Bantu Redakan Kecemasan

Trending TikTok, Anxiety Bag Bantu Redakan Kecemasan

SURABAYA ( LENTERA ) - Di tengah rutinitas yang padat, tidak sedikit orang yang tiba-tiba merasa cemas, panik, atau kewalahan saat sedang beraktivitas di luar rumah. Ketika situasi seperti itu muncul, banyak orang secara spontan mencari sesuatu di dalam tas yang dapat membantu mereka merasa lebih tenang. Mulai dari permen, losion beraroma menenangkan, hingga benda kecil yang nyaman digenggam sering kali menjadi "penyelamat" di saat-saat tersebut.

Kebiasaan inilah yang kemudian melahirkan tren baru yang ramai dibicarakan di TikTok, yaitu anxiety bag. Menurut laporan Real Simple, tren ini sangat populer di kalangan Generasi Z sebagai bentuk pertolongan pertama yang praktis untuk menjaga kesehatan mental di tengah kesibukan sehari-hari.

Secara sederhana, anxiety bag adalah sebuah pouch atau kantong kecil yang berisi berbagai benda sensorik yang dipilih secara khusus untuk membantu seseorang merasa lebih tenang ketika kecemasan mulai muncul. Tas kecil ini dapat disimpan di dalam tas kerja, tas kuliah, laci meja kantor, bahkan di dalam mobil sehingga mudah dijangkau kapan saja dibutuhkan.

Konsep anxiety bag berfokus pada benda-benda yang mampu merangsang pancaindra. Tujuannya adalah membantu seseorang kembali fokus pada kondisi saat ini atau yang dikenal dengan istilah grounding. Ketika pikiran mulai dipenuhi kecemasan, stimulasi sensorik dari benda-benda tersebut dapat membantu mengalihkan perhatian dari pikiran negatif yang berputar-putar.

Dikutip dari Bustle, terapis trauma somatik sekaligus LMFT, Chloë Bean, menjelaskan bahwa keberadaan anxiety bag itu sendiri sudah mampu memberikan rasa aman secara psikologis.

"Rasa cemas sering kali membuat seseorang merasa bisa kewalahan kapan saja, sehingga memiliki benda-benda yang familiar serta dipilih sendiri dapat mengurangi rasa tidak berdaya itu," ujar Bean.

Menurutnya, bahkan aktivitas sederhana seperti merogoh dan memilah isi pouch dapat membantu menghentikan siklus pikiran negatif yang terus berulang di kepala. Gerakan fisik tersebut memberi distraksi yang cukup untuk mengembalikan fokus seseorang pada lingkungan sekitar.

Permen dan Permen Karet

Salah satu isi anxiety bag yang paling umum adalah permen atau permen karet dengan rasa yang kuat, seperti mint, jahe, maupun rasa asam yang tajam. Sensasi rasa yang intens mampu memberikan kejutan sensorik yang membantu otak kembali fokus pada pengalaman fisik yang sedang terjadi.

Bean menjelaskan bahwa rasa mint yang dingin dan menyegarkan memiliki kemampuan khusus untuk membantu seseorang kembali hadir secara mental dalam waktu singkat.

"Mengunyah permen karet juga bisa membantu melepaskan sedikit energi gugup melalui gerakan rahang yang berulang, di mana bagi sebagian orang hal tersebut dirasa sangat menenangkan," katanya.

Selain itu, Real Simple juga menyebutkan sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas mengunyah permen karet berpotensi membantu menurunkan kadar hormon stres dalam tubuh.

Essential Oil dan Losion Beraroma Menenangkan

Aroma juga menjadi salah satu alat yang efektif untuk membantu mengelola kecemasan. Indra penciuman memiliki hubungan langsung dengan bagian otak yang mengatur emosi sehingga wewangian tertentu dapat memengaruhi suasana hati dengan cepat.

Karena itu, banyak orang menyimpan essential oil roll-on atau losion berukuran mini di dalam anxiety bag mereka. Lavender menjadi aroma yang paling sering direkomendasikan karena dikenal memberikan efek relaksasi. Namun menurut Bean, aroma lain seperti peppermint, eucalyptus, bergamot, atau aroma yang memiliki kenangan positif bagi seseorang juga bisa memberikan manfaat serupa.

"Sistem saraf kita sering kali merespons paling baik terhadap aroma yang sudah terasa aman serta familiar bagi diri kita," jelas Bean.

Fidget Toy dan Benda yang Nyaman Digenggam

Ketika seseorang mengalami kecemasan atau kepanikan, tubuh biasanya menghasilkan energi gugup yang berlebihan. Kondisi ini sering muncul dalam bentuk kebiasaan mengetuk-ngetukkan kaki, menggigit kuku, atau terus menggerakkan tangan.

Untuk mengatasinya, banyak orang memasukkan fidget toy, stress ball, atau benda lain yang nyaman disentuh ke dalam anxiety bag mereka. Benda-benda ini membantu menyalurkan energi tersebut ke aktivitas yang lebih positif sekaligus mengalihkan perhatian dari pikiran yang mengganggu.

Sentuhan langsung pada objek nyata juga terbukti dapat membantu menginterupsi pola pikir yang sedang kacau. Fokus seseorang akan berpindah pada tekstur dan sensasi fisik yang dirasakan oleh tangan.

Bean menambahkan bahwa kontak fisik dengan benda-benda di dalam anxiety bag dapat membantu memutus siklus kecemasan secara nyata. Isi pouch pun bisa disesuaikan dengan preferensi masing-masing, mulai dari batu kecil yang halus, gelang karet elastis, hingga potongan kain berbahan beludru yang lembut.

Sesuaikan dengan Kebutuhan Pribadi

Tidak ada aturan baku mengenai isi anxiety bag. Setiap orang memiliki pemicu stres dan respons kecemasan yang berbeda, sehingga isi pouch ini sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Seseorang yang mudah merasa panas dan berkeringat saat panik, misalnya, bisa menambahkan kipas angin mini portabel ke dalam tasnya. Sementara mereka yang sensitif terhadap keramaian dan kebisingan mungkin lebih terbantu dengan keberadaan earplug atau pelindung telinga.

Bean juga menyarankan untuk menyimpan secarik kertas berisi afirmasi positif atau panduan singkat teknik pernapasan. Menurutnya, ketika kecemasan sedang memuncak, seseorang sering kali lupa pada berbagai teknik relaksasi yang sebenarnya sudah mereka kuasai.(ist/dya)
 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.