23 June 2026

Get In Touch

Dati Jatim hingga Jabar, 'Hantu' PHK Bergentayangan (Koran Senin, 22 Juni 2026)

ANCAMAN Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menghantui ribuan buruh di tengah tekanan industri. Pemicunya, pelemahan ekspor, kenaikan biaya bahan baku impor, fluktuasi rupiah, hingga dampak perang di beberapa negara di dunia. Presiden KSPI Said Iqbal menemukan sedikitnya 4–5 perusahaan berpotensi melakukan PHK setelah kunjungan bersama Kementerian Ketenagakerjaan ke Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jakarta. Di Mojokerto, PT Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin) terancam merumahkan hingga 2.500 pekerja setelah 80 persen produksi berhenti. Hal ini karena tertahannya modal kerja sekitar Rp800 miliar-Rp1 triliun di Bank Prima yang dilikuidasi OJK dan kini berada di bawah pengawasan LPS. Di Bandung, PT Feng Tay Indonesia Enterprises menghadapi risiko PHK terhadap 4.000 karyawan dari total 14 ribu-17 ribu pekerja setelah pesanan sepatu Nike belum berlanjut. Sementara itu, dua perusahaan komponen otomotif di Pasuruan dan Mojokerto disebut juga berpotensi memangkas ribuan pekerja. Sedangkan PT Amos Indah Indonesia di Cakung sempat menghadapi persoalan gaji yang tertahan selama 4 bulan dan masalah BPJS pekerja. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/22062026.pdf

Share:
img
Author

Fitriyanti

Lentera Today.
Lentera Today.