05 April 2025

Get In Touch

Penyelundupan Narkotika dalam Perut Ikan Mujaer Digagalkan Petugas Rutan Medaeng

Penyelundupan Narkotika dalam Perut Ikan Mujaer Digagalkan Petugas Rutan Medaeng

SIDOARJO (Lenteratoday) – Genderang perang pemberantasan narkotika terus ditabuh petugas lapas jajaran Kanwil Kumham Jatim. Terbaru, petugas Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba ke dalam rutan. Seorang berinisial HA nekat memasukkan narkoba ke rutan dengan cara dimasukkan dalam perut ikan mujaer.

Sekitar pukul 09.00, Jumat (19/2/2021) hari ini, HA memanfaatkan layanan penitipan barang drive thru. Pria yang berdomisili di Surabaya itu diminta menunggu sampai barang selesai diperiksa petugas.

HA mengaku sebagai keponakan HBR seorang tahanan kasus penyalahgunaan narkotika. “Saat itu, HA menitipkan makanan dan obat-obatan untuk tahanan kami bernama HBR,” ujar Kepala Pengamanan Rutan Medaeng Deri Prihandoko.

Pepes Mujair berisi narkoba dalam lintingan kertas menyerupai rokok.

Sesuai SOP yang berlaku, petugas rutan yang melayani penitipan barang memindahkan barang yang dititipkan ke kantong plastik transparan. Petugas melakukan penggeledahan makanan yang dititipkan. Yaitu tujuh ekor ikan pepes mujaer.

Deri yang merupakan jebolan AKIP Angkatan 42 ini pun turun tangan sendiri menggeledah setiap ikan mujaer yang ada. “HA ini menunjukkan gelagat yang mencurigakan saat kami memindahkan makanan ke dalam plastik, kami langsung ambil tindakan,” lanjut Deri.

Kecuriagaan para petugas terbukti. Saat membuka perut ikan pertama, terdapat serbuk kristal putih yang dibungkus kertas. Kertas tersebut dipilin sehingga mirip rokok lintingan. Nah, didalamnya terdapat serbuk kristal putih yang dibungkus plastik klip.

Hal yang sama juga ditemukan saat petugas membedah ikan-ikan selanjutnya. “Barang bukti belum ditimbang, tapi ada tujuh paket diduga sabu, enam dibungkus kertas, satu paket dibungkus plastik klip,” sambung Kepala Rutan Medaeng Wahyu Hendrajati.

Mengetahui hal tersebut, lanjut Hendrajati, pihaknya lantas menghubungi pihak kepolisian untuk tindak lanjut. Barang bukti dan tersangka sudah diserahkan kepada Polsek Waru. “Saat ini kami sedang melakukan interogasi dan mengamankan HBR di sel isolasi,” tutup Hendrajati.

Sementara itu, atas prestasi jajarannya itu, Kakanwil Kumham Jatim Krismono memberikan apresiasi. Apalagi, ini adalah upaya penggagalan kedua yang dilakukan jajaran Rutan Medaeng. “Ini menunjukkan komitmen yang kuat dari jajaran kami untuk turut aktif melakukan pemberantasan narkotika,” pujinya.

Terpisah, menanggapi keberhasilan Lapas Medaeng, Bambang DH anggota Komisi III DPR RI memberikan apresiasi."Di saat banyak isu miring lapas sebagai tempat aman perdagangan Narkoba, petugas Medaeng menunjukkan peran aktifnya dalam bersinergi berantas Narkoba," katanya.

Bambang DH berharap semua pihak mendukung pemberantasan narkoba.Mengingat tak hanya membahayakan kesehatan, tapi narkotika jelas-jelas merusak masa depan bangsa. "Saya mengajak masyarakat untuk menjauhkan diri dan keluarga dari narkoba. Khusus untuk generasi muda saya mengimbau, ayo jauhi narkoba. Masa depan kalian sangat berharga, " tutupnya. (Hum).

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.